JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pengelolaan Hama Pasca Panen

Pengelolaan Hama Pasca Panen

A. Tenrirawe

Balai Penelitian Tanaman Serealia 
Jl. Dr. Ratulangi 274 Maros, Sulawesi Selatan

ABSTRAK

Pengelolaan pasca panen jagung dimaksudkan untuk mengurangi kehilangan hasil dan menjaga kualitas hasil.  Dalam pengelompokan hama pasca panen dikenal dua kelompok yaitu hama primer dan hama sekunder.  Hama primer cukup banyak jumlahnya namun yang diuraikan dalam tulisan ini hanya lima yang utama yaitu Sitophilus zeamais (Motsch), Rhysoperta dominica (Fabricius), Sitotroga cerealella (er), Trogoderma granarium (Everts), dan Ephistia cautelaa (Walker). Kemuidan lima hama sekunder yang utama yaitu : Tribolium confusum (Duval), Plodia interpunctella (Hubner), Chryptolestes sp., Oryzaphilus surinamensis (L) dan Carphophilus sp.  Semua jenis hama pasca panen tersebut jika tidak dikendalikan maka akan mengurangi jumlah hasil dan menurunkan kualitas hasil.  Beberapa cara pengendalian antara lain: pengembangan tanaman yang tahan hama, sanitasi lingkungan penyimpanan, menjaga kelembaban agar tidak memberi peluang hama untuk berkembangbiak, pengendalian secara fisik, pengendalian secara kimia seperti insektisida, fungisida, dan akhir-akhir ini dikembangkan pengendalian secara hayati dengan memanfaatkan musuh alami seperti Bacillus thuringiensis dan NPV, Tricogramma principium untuk menekan perkembangan serangga Sitotroga cerealella, Xylocoris flavipes, Acarophenax tribolii, Holepyris sylvanindis untuk menekan perkembangan serangga Tribolium confusum.

Kata kunci : hama, pascapanen, pengendalian