JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Eucalyptus Tekan Serangan Covid-19, Dijelaskan Karouw Pada Awak Media di Sulut

Manado, 7 Agustus 2020.--- Srikandi Sulawesi Utara, Dr.Steivie karouw S.TP.MSc., Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, terus bumikan karya anak bangsa dalam setiap kesempatan.

Saat didaulat berbicara pada acara Kehumasan di Barantan Kelas I Manado yang dikemas dalam acara coffe morning Kehumasan, beliau jelaskan tugas dan fungsi (Tusi) BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara. BPTP Balitbangtan yang ada di Sulawesi Utara bekerja hasilkan Inovasi Teknologi Pertanian (ITP) spesifik lokasi, hasil dari para inventor pertanian di Republik ini.

Ikuti Juga: Wali Kota Bitung Terima Kalung Eucalyptus

Lanjut Karouw, menyongsong 75 tahun Dirgahayu Republik Indonesia, Pertanian Tidak Berhenti, Inovasi Tiada Henti Karyakan Inovasi Teknologi Pertanian (ITP), untuk anak bangsa di ibu pertiwi tercinta. Kita harus pastikan ketersediaan Pangan terjaga. Saat ini kita sedang ‘berperang’ dengan pandemic Covid-19. Untuk itu, hasil karya anak bangsa penghadang Covid-19, harus dibumikan, dihilirkan agar kita aman dan nyaman tinggal di bumi ibu pertiwi tercinta sebagai rumah kita bersama.

Lanjut Steivie. Eucalyptus, adalah hasil karya anak bangsa. Bahan bakunya diolah dan di inovasikan dari kekayaan alam ibu pertiwi. Manfaat dari ITP ini, harus kita hilirkan bagi anak bangsa. Kalau bukan kita siapa lagi, kalua bukan sekarang kapan lagi, tutur Karouw.  

Ikuti Juga : Karouw Hilirkan Eucalyptus pada Awak Media di Sulut

Jelas Karouw, Balitbangtan sebagai salah satu unit eselon satu di bawah Kementerian Pertanian (Kemtan), memiliki mandate melakukan penelitian dan pengembangan pertanian untuk anak bangsa. Termasuk meneliti potensi Eucalyptus yang termasuk jenis tanaman atsiri.

Saat awal Pandemi Balitbangtan melalui unit kerjanya yang memiliki mandate meneliti bidang tanaman rempah obat dan atsiri menginventarisir beberapa tanaman potensial sebagai peningkat imunitas dan juga antivirus. Data-data diperoleh dari sekitar 50 tanaman hasil Sumberdaya Alam Indonesia yang diidentifikasi dan lebih 20 tanaman yang sudah diekstraksi dan diketahui bahan aktifnya, tutur Steivie.

Ikuti Juga : Inilah Keunggulan Kentang Medians Yang Akan Dikembangkan di Kota Tomohon

Terdapat 5 bentuk sediaan yang dikembangkan yaitu: roll on, inhaler, balsam, minyak aroma therapy dan kalung aromatherapy dan sudah di daftar patenkan, dan sudah dilisensi oleh mitra industri dan kami dari Balitbangtan telah memesannya ke pihak mitra industri untuk di hilirkan, seperti yang kami serahkan saat ini, tutur Steivie menutup percakapannya saat mengikuti coffe morning.

Selanjutnya diserahkan dan dikalungkan Eucalyptus oleh Kepala Karantina Pertanian Kelas I Manado kepada Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut, Dikalungkan juga oleh Kepala Balit Palma kepada Kadis Perkebunan Sulut Ir.Refly Ngantung dan Kepala BPTP Balitbangtan Sulut mengalungkan kepada Kepala Dinas Perdagangan Sulut.

Ikuti Juga: Testimoni Eucalyptus Walikota Bitung

Kolaborasi 3 Unit Kerja (UK) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian di Sulawesi Utara: Balitpalma,Barantan dan ‘adik’ mereka BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, mendapat apresiasi dari para awak media yang hadir. Hal ini karena jarang didapat tutur mereka. Dan ini menjadi lebih menarik, karena juga dapat menggandeng Dinas Pertanian dan Peternakan Dinas Perkebunan dan Dinas Perdagangan Sulut, masing-masing didampingi petugas Kehumasan.(#Artur)