JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
Sarang Burung Walet dan Porang Jadi Komoditas Andalan Ekspor Indonesia

Sarang Burung Walet dan Porang Jadi Komoditas Andalan Ekspor Indonesia

Kalasey, 05/05/2021. --- Pertanian tidak boleh berhenti. Terus berinovasi hasilkan dan berdayakan sumberdaya ibu pertiwi untuk anak...

Bamer Lansu’na Adaptif Juga di Dataran Rendah: Poktan Garuda Tanam Bamer di Paniki Kota Manado

Bamer Lansu’na Adaptif Juga di Dataran Rendah: Poktan Garuda Tanam Bamer di Paniki Kota Manado

 Kalasey Selasa (4/5). ---  Salah satu kegiatan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut) untuk komoditi Hortikultura...

Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

Kalasey, 30 Maret 2021.---Inovasi tiada henti. Pertanian maju mandiri modern, menjadi semangat dalam mengawal pangan di NKRI. Sebagai sumber...

Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

  Manado, 10 Maret 2021.---Tomohon salah satu daerah di Sulawesi Utara, yang mendeklarasikan sebagai kota Bunga. Tomohon juga dikenal dengan...

BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

Paslaten,03/02/2021.---Pertanian tidak boleh berhenti dan inovasi teknologi hasil karya anak bangsa harus terus dihilirkan ke pelaku utama dan...

  • Sarang Burung Walet dan Porang Jadi Komoditas Andalan Ekspor Indonesia

    Sarang Burung Walet dan Porang Jadi Komoditas Andalan Ekspor Indonesia

    Friday, 07 May 2021 03:34
  • Bamer Lansu’na Adaptif Juga di Dataran Rendah: Poktan Garuda Tanam Bamer di Paniki Kota Manado

    Bamer Lansu’na Adaptif Juga di Dataran Rendah: Poktan Garuda Tanam Bamer di Paniki Kota Manado

    Tuesday, 04 May 2021 14:08
  • Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

    Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

    Tuesday, 30 March 2021 10:46
  • Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

    Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

    Friday, 12 March 2021 13:01
  • BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

    BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

    Wednesday, 03 February 2021 00:22
Produk Olahan Cabai Sebagai Solusi Saat Harga Ting...
07 May 2021 02:55 - Darwin Taula’bi’, A.Md.PProduk Olahan Cabai Sebagai Solusi Saat Harga Tinggi

Permasalahan Harga Cabai Harga bahan makanan yang stabil merupakan harapan masyarakat. Cabai termasuk salah satu bahan pangan yang harganya sangat berfluktuasi. Masalah harga cabai selalu berulang setiap tahunnya. Harga cabai seperti cabai rawit selalu mengalami peningkatan di waktu-waktu tertentu. Contohnya saat musim hujan, Natal dan Ramadhan. Padahal saat panen raya harga cabai bisa sangat r [ ... ]

Selengkapnya
BPTP Sulawesi Utara Melaksanakan Temu Teknis Penyu...
22 Apr 2021 16:53 - Arnold C.Turang (Artur)BPTP Sulawesi Utara Melaksanakan Temu Teknis Penyuluh dan Peneliti

  Kalasey, 22 April 2021.---Globalisasi dan kencangnya dinamika Revolusi Industri (RI) 4.0 (four point zero) dan memasuki Five point zero (5.0), menjadi pemacu Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) untuk terus berinovasi dalam kondisi pandemic Covid-19 (C-19). Mencermati akan hal tersebut, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut), sebagai sumber inovasi spesifik local [ ... ]

Selengkapnya
Penanganan Pasca Panen Buah Pala
28 Dec 2020 06:43 - Sunarti Datundugon dan Arnold C.TurangPenanganan Pasca Panen Buah Pala

Tanaman pala merupakan tanaman perkebunan yang memiliki potensi sebagai komoditas ekspor dan saat ini terus dikembangkan di Indonesia. Pala adalah salah satu rempah-rempah Indonesia yang memiliki banyak manfaat. Pala dapat tumbuh dengan pemeliharaan minim sehingga banyak dikembangkan oleh perorangan maupun perusahaan. Pala termasuk tanaman berumur panjang dan daunnya tidak gugur sepanjang tahun  [ ... ]

Selengkapnya
Anda Harus Tahu, Keunggulan Jagung Hibrida JH-37
14 Sep 2020 04:46 - Arnold C.Turang,SP.dan Hartin KasimAnda Harus Tahu, Keunggulan Jagung Hibrida JH-37

Kalasey, 14 September 2020.---Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kemtan) terus menghilirkan Inovasi Teknologi Pertanian (ITP) untuk menjadi solusi dan memecahkan permasalahan petani dalam hal ketersediaan benih unggul. Selama ini, sentra produksi benih unggul, masih terpusat di Jawa. Dan menyebabkan keterlambatan distribusi dan gangguan kualitas benih, ketika berada d [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Teknik Pembuatan Minyak Kelapa Sehat
  • Keunggulan Kentang Varietas Medians, Hasil Karya A...

Statistik Pengunjung

2047961
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Keseluruhan
1632
1414
8224
2018904
30954
86334
2047961

Your IP: 10.22.11.10
2021-05-13 22:32

Gelar 21 Varietas Krisan dan Teknologi Budidaya Krisan

Gelar 21 Varietas Krisan Unggul dan Teknologi Budidaya Krisan di Kota Tomohon
Arnold C. Turang, Ir. Bahtiar,MS.,Ir. Louise A. Matindas MP., Ir. Jeaneke Wowiling

Teknik Perbanyakan Tanaman

Tanaman Krisan, dapat diperbanyak dengan: 1. Menggunakan anakan tanaman (seperti pada Krisan Kulo dan Riri. 2. Stek Pucuk atau stek batang. 3. Melalui Kultur Jaringan Teknik perbanyakan disesuaikan dengan kondisi dan varietas serta tujuan produksi bunga.

Kebun Induk

Jarak tanam yang umum untuk tanaman Induk Krisan adalah 10 x 13 cm dan 13 x 13 cm. Pemupukan dengan pupuk cair 200 ppm N dan 200 ppm K serta berikan penambahan cahaya sekuat100 lux dengan lampu pijar atau TL yang diperlukan terus menerus selama 3-5 jam di tengah malam.

Setelah bibit tumbuh tegak kira-kira umur 2 Minggu, lakukan pemangkasan (Pemotesan) pucuk, guna meransang pertumbuhan tunas, calon stek tanaman baru. Stek di kebun bibit harus diambil sesering mungkin agar tanaman induk tidak akan cepat rusak.

Untuk tanaman Krisan Standar yang toleran hari netral seperti Riri dan Kulo, bibit yang berasal dari anakan sangat cocok untuk usahatani skala kebutuhan harian, karena bunga tidak serempak di petik.

Teknik Produksi

Stek pucuk yang sudah diambil pada tanaman induk, disemaikan pada media arang sekam. Bagian pangkal stek pucuk diolesi dengan zat perangksang akar. Setelah berakar, stek ditanam pada bedengan yang telah disiapkan untuk Krisan bunga potong.

Jarak tanam untuk krisan bunga potong tergantung musim, kultivar dan kondisi daerah tempat penanaman serta metode pengaturan bunga (stek di picing atau dibiarkan tumbuh sebagai “sigle Stem”).

Jarak tanam untuk stek 15x18 cm pada musim hujam dan stek yang dipicing. Sementara untuk produksi 1 tangkai (tanpa picing) ditanam dengan jarak tanam 13 x 15 cm di musim hujan, sementara untuk yang berdaun lebar jarak tanam 15 x 15 cm.

Selama vase pertumbuhan vegatatif, tanaman diberikan penyinaran tambahan selama 7-8 minggu untuk Krisan Bunga Potong dan 10-20 hari untuk krisan pot. Intensitas cahaya minimum 50-77 lux dan maksimum 200 lux tergantung varietas. Pemberian cahaya dilakukan pada tengah malam dengan metode interupsi (5-1)x5 (5 menit lampu menyala, diikuti 1 menit lampu padam dan ulangi sebanyak 5 kali dalam satu siklus), (15-15)x6, (6-24)x8, atau penyinaran terus menerus 2-3 jam tergantung varietas.

Dan untuk pemupukan diberikan dengan dosis: 200 ppm N dan 200 ppm K. sementara untuk pupuk P ditambahkan dalam media dengan dosis 0,5-1g/tanaman.

Hama dan Penyakit

Hama penting yang menyerang Krisan adalah Aphids, Thrips, dan leaf miner (penggorok daun) dan ulat pemakan daun dan bunga. Untuk mengendalikannya dengan memberikan korbofuran saat tanam. Insektisida Decis, Orthane atau lanete, efektif mengendalikan serangan hama.

Penyakit penting yang menyerang tanaman Krisan adalah Karat daun yang disebabkan oleh cendawan Puccinia horiana. Mengendalikannya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Daun yang telah terinveksi dirompos (dibuang) kemudian dibakar. Penyakit lain adalah bercak daun septoria, embun tepung, busuk batang dan layu fusarium.

Beberapa fungisida dapat digunakan bergantian setiap minggu, diantaranya Zineb, Score, Dithane dan Benlate. Panen Bila bunga telah mencapai fase mekar penuh, sudah dapat dipanen.

Panen sangat ditentukan oleh kebutuhan pasar dan konsumen. Daya simpan Krisan sekitar 1-14 hari tergantung varietas dan kondisi lingkungan.

Bagi petani semakin cepat daya simpan semakin baik, tapi tidak demikian dengan para floris, semakin lama semakin baik. Untuk mempertahankan daya simpan bunga dapat digunakan pengawet yaitu gula (2-5%), 8-hydroxyquinoline sulfat (300-500 ppm), atau larutan non kola.

Krisan dapat disimpan pada ruang dingin dengan suhu (00-20) dan Rh (90-95%). Sirkulasi udara yang baik dan terdapatnya cahaya di ruangan penyimpanan dapat meningkatkan daya simpan.

Bunga Krisan dapat bertahan 1-3 minggu dalam pengemasan kering. Penyimpanan bunga Krisan, jangan disatukan dengan bunga lain, karena bunga Krisan banyak mengeluarkan etilen.

Bagi petani, menjelang panen, sebaiknya jangan menggunakan penyiraman kearah bunga atau daun, karena dapat menyebabkan berkembangya penyakit dan utama kita menjaga kualitas bunga.

Bunga potong saat mendekati terbuka sempurna, bunga potong dapat dipanen dalam keadaan kuncup, asal direndam dalam larutan yang cukup mengandung nutrisi seperti larutan gula 2-5%. Cara panen tergantung konsumen, tapi usahakan potong pada tangkai yang lunak dan hijau. Setelah panen tangkai direndam dalam air hangat (380-440) disimpan dalam ruangan yang cukup sejuk dan bersirkulasi udara lancer.

Untuk kualitas eksport, bunga dikemas kotak karton kering dengan bantalan kertas pada dasar kotak dan antar bunga. Selama pengangkutan dan penyimpanan bunga paling baik jika menggunakan suhu 00C,Rh 900-950, kondisi tersebut dapat mempertahankan bunga dalam waktu yang lama.

Bagi pedagang eceran: membongkar kotak serta lepaskan pembungkus dan ikatan tangkai. Potong tangkai 5-7cm didalam air hangat. Tangkai keras dan berkayu dipotong hingga ke bagian yang lunak dan hijau. Menempatkan dalam wadah berisi air hangat (80-440C) yang dicampur pengawet.

Setiap 1-2 hari larutan ditambahkan ke dalam wadah atau disesuaikan dengan kebutuhan. Bagi pembeli: memotong tangkai, menempatkan dalam wadah yang bersih dan berisi air hangat. Larutan pengawet dapat memperpanjang umur peragaan bunga, namun kadang dapat menyebabkan daun menguning. Bagi petani, usia penyimpanan lebih singkat, akan lebih membuka peluang pendapatan dan kontinyu usahatani bunga.

Gelar 21 Varietas Unggul dan 2 Krisan Lokal Tomohon (Riri dan Kulo)

Upaya Badan Litbang Pertanian dalam mendukung program kota Tomohon sebagai kota Bunga, maka bersamaan dengan Tomohon International Flower Festival, Litbang Pertanian menggelarkan 21 Varietas Unggul hasil Inovasi Para Peneliti Litbang Pertanian serta menationalkan 2 Varietas Unggul Lokal masing-masing Krisan Riri dan Kulo yang keragaanya yaitu:

No
Nama Varietas
No
Nama Varietas
1.
Sakuntala
13
Tiara Salila
2.
Paras Ratu
14
Puspakayani
3
Mustika Kaniya
15
Dewi Ratih
4
Kusumaswasti
16
Puspita Asari
5
Kusumapatria
17
Ratna Hapsari
6
Cintamani
18
Ratna Wisesa
7
Swarna Kencana
19
Sasikirana
8
Pasopati
20
Dwina Kencana
9
Puspita Pelangi
21
Dwina Pelangi
10
Puspita Nusantara
22
Asmarandana
11
Rospati
23
Lokon Kulo (putih)
12
Lokon Riri (kuning)


sumber: Data Primer
catatan: Foto dapat dilihat di Galeri Foto
(*art).

Ikuti Juga:

https://sulut.litbang.deptan.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=191:budidaya-bunga-krisan-spesifik-lokasi-sekitar-g-lokon&catid=80:leaflet&Itemid=69

https://sulut.litbang.deptan.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=495:badan-litbang-pertanian-mendukung-pengembangan-krisan-di-tomohon&catid=61:florikultura&Itemid=47