JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

Kalasey, 30 Maret 2021.---Inovasi tiada henti. Pertanian maju mandiri modern, menjadi semangat dalam mengawal pangan di NKRI. Sebagai sumber...

Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

  Manado, 10 Maret 2021.---Tomohon salah satu daerah di Sulawesi Utara, yang mendeklarasikan sebagai kota Bunga. Tomohon juga dikenal dengan...

BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

Paslaten,03/02/2021.---Pertanian tidak boleh berhenti dan inovasi teknologi hasil karya anak bangsa harus terus dihilirkan ke pelaku utama dan...

Kehadiran Penyuluh di BPP Kostratani  Binaan Penyuluhan, Harus Jadi Suluh Bagi Pelaku Utama

Kehadiran Penyuluh di BPP Kostratani Binaan Penyuluhan, Harus Jadi Suluh Bagi Pelaku Utama

Kalasey,05 Oktober 2020.---Hadirnya Penyuluh Ahli Utama di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, harus menjadi pemicu derasnya inovasi teknologi...

Sulut Akan Penuhi Ekspor ke Philipina Timor Leste Dan Indonesia Timur, Untuk Bibit Jagung Hibrida

Sulut Akan Penuhi Ekspor ke Philipina Timor Leste Dan Indonesia Timur, Untuk Bibit Jagung Hibrida

Remboken, 11 September 2020.---Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Direktur Perbenihan Kementerian Pertanian, Direktur PT.Twen, Kepala...

  • Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

    Sekolah Lapang Tani PPA Wineru Mengandeng BPTP Sulut, Akan Kembangkan Bawang Merah

    Tuesday, 30 March 2021 10:46
  • Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

    Sebagai Sumber Inovasi Teknologi Spesifik Lokal, BPTP Berikan Bimtek Petani Bunga Kota Tomohon

    Friday, 12 March 2021 13:01
  • BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

    BPTP Sulut Terus Hilirkan Inovtek di Tengah Pandemic C19

    Wednesday, 03 February 2021 00:22
  • Kehadiran Penyuluh di BPP Kostratani  Binaan Penyuluhan, Harus Jadi Suluh Bagi Pelaku Utama

    Kehadiran Penyuluh di BPP Kostratani Binaan Penyuluhan, Harus Jadi Suluh Bagi Pelaku Utama

    Wednesday, 07 October 2020 00:41
  • Sulut Akan Penuhi Ekspor ke Philipina Timor Leste Dan Indonesia Timur, Untuk Bibit Jagung Hibrida

    Sulut Akan Penuhi Ekspor ke Philipina Timor Leste Dan Indonesia Timur, Untuk Bibit Jagung Hibrida

    Monday, 14 September 2020 02:00
Penanganan Pasca Panen Buah Pala
28 Dec 2020 06:43 - Sunarti Datundugon dan Arnold C.TurangPenanganan Pasca Panen Buah Pala

Tanaman pala merupakan tanaman perkebunan yang memiliki potensi sebagai komoditas ekspor dan saat ini terus dikembangkan di Indonesia. Pala adalah salah satu rempah-rempah Indonesia yang memiliki banyak manfaat. Pala dapat tumbuh dengan pemeliharaan minim sehingga banyak dikembangkan oleh perorangan maupun perusahaan. Pala termasuk tanaman berumur panjang dan daunnya tidak gugur sepanjang tahun  [ ... ]

Selengkapnya
Anda Harus Tahu, Keunggulan Jagung Hibrida JH-37
14 Sep 2020 04:46 - Arnold C.Turang,SP.dan Hartin KasimAnda Harus Tahu, Keunggulan Jagung Hibrida JH-37

Kalasey, 14 September 2020.---Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kemtan) terus menghilirkan Inovasi Teknologi Pertanian (ITP) untuk menjadi solusi dan memecahkan permasalahan petani dalam hal ketersediaan benih unggul. Selama ini, sentra produksi benih unggul, masih terpusat di Jawa. Dan menyebabkan keterlambatan distribusi dan gangguan kualitas benih, ketika berada d [ ... ]

Selengkapnya
Teknik Pembuatan Minyak Kelapa Sehat
13 Aug 2020 06:16 - Arnold C.Turang,SP.Teknik Pembuatan Minyak Kelapa Sehat

Kalasey,13 Agustus 2020.---Sulawesi Utara, mengutip beberapa pernyataan para pakar, termasuk daerah kedua penghasil kelapa di Indonesia. Kelapa sudah menjadi mascot di Sulawesi Utara. Ingat kelapa, ingat lagu ‘Oh Minahasa’. Hadapi pandemic Covid-19, dengan mengkonsumsi minyak baru, itu sangat baik untuk kesehatan. Dapat menghalau perkembangan Covid-19, pada orang yang menkonsumsi minyak bar [ ... ]

Selengkapnya
Keunggulan Kentang Varietas Medians, Hasil Karya A...
24 Jul 2020 11:58 - Arnold,Steivie,HartinKeunggulan Kentang Varietas Medians, Hasil Karya Anak Bangsa

Kalasey, 23 Juli 2020.---Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kemtan) terus berinovasi ditengah pandemic Covid 19. Untuk menjawab permasalahan perbenihan kentang di daerah kota Tomohon, BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara, melaksanakan kegiatan uji adaptasi kentang Medians. Petani di Desa Rurukan kecamatan Tomohon Barat, kota Tomohon menyambut baik kegiatan ini. Menurut [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Teknik Pengambilan Contoh Tanah dan Penggunaan Per...
  • Perubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi ...

Statistik Pengunjung

1982105
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Keseluruhan
1135
2354
21718
1940215
51432
96083
1982105

Your IP: 10.22.11.10
2021-04-18 10:39

Mengapa Pelaku Utama Harus Menghitung Keuntungan Berusahatani ?

Kalasey, 04 Januari 2021._Kegiatan usahatani adalah upaya dan usaha yang terus dilakoni oleh pelaku utama (petani), untuk penuhi kebutuhan keluarga tani itu sendiri. Ketika, itu sudah terpenuhi, petani melakukan seving kelebihan atau untung, sebagai cadangan keluarga tani. Menghadapi globalisasi industri produksi disemua lini kegiatan manusia, peran petani menjadi titik strategis untuk penuhi kebutuhan pangan manusia penggiat di semua lini proses pengelolaan sumber daya alam. baik itu industri mekanik, obat-obatan, manufacture dan industri pertanian itu sendiri.

Kemajuan Industrialisasi global, dengan artificial intelektual (AI) dan Internet of Things (IoT) dengan difasilitasi oleh big data, menjadikan semua mudah atau efisien, termasuk implementasi dalam dunia pertanian dengan kemajuan AI basis IoT-nya. Namun kegiatan implementasi revolusi industri 4.0 secara sederhana dapat difasilitasi pada petani skala kecil untuk hasilkan pangan di lumbung pangan mini di keluarga.

Untuk hasilkan pangan sehat dan bermartabat bagi petani, dengan mengimplementasikan AI dan IoT, diharapkan dapat dilakukan dengan mudah dan dalam pendampingan oleh petani di rumahnya saja. Produk pertanian yang dihasilkan dari 'lumbung pangan mini' di keluarga, baik yang dilakukan petani maupun oleh petugas penyuluh pertanian, perlu melakukan penghitungan keuntungan. Penghitungan keuntungan diharapkan akan memberikan gambaran atas penerapan inovasi teknologi pertanian, apakah itu menguntungkan atau belum. Dan ini sebagai umpan balik dari pera pengkaji untuk melakukan lompatan inovasi baru.

Menghitung Korbanan Usahatani Untuk Mendapatkan Keuntungan

Langkah-langkah menghitung korbanan usahatani untuk mendapatkan produk yang menguntungkan adalah:

  1. Petani harus melakukan pencatatan terhadap pembiayaan yang digunakan dalam kegiatan usahatani dengan estimasi/perkiraan harga saat digunakan
  2. Berikan estimasi terhadap penerimaan biaya dari hasil penjualan produk dan yang dikonsumsi sesuai kondisi yang terjadi saat penilaian
  3. Cara penghitungan keuntungan = jumlah penerimaan-biaya (cost)

Karena belum melakukan kegiatan usahatani maka nilai diestimasi dulu. Tentu saja ada perbedaan nilai keuntungan yang diperoleh antara sebelum kegitan dan sesudah penerapan inovasi teknologi pertanian (ITP) diterapkan.

Padaumumnya, biaya produksi yang dikeluarkan sesudah menerapkan ITP, akan lebih besar karena terkait dengan bertambahnya bahan/ input yang harus dibeli. Meskipun demikian, penerimaan yang diperolehpun menjadi jauh lebih banyak, karena ada peningkatan kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan dari sebelum menerapkan teknologi banding sebelum menerapkan teknologi. Tentunya akan berdampak pada keuntungan akan lebih banding sebelum menerapkan teknologi.

Sebagai gambaran mengenai apa saja yang termasuk dalam bahan-bahan yang digunakan sebagai input usahatani (biaya produksi), akan digambarkan sebagai berikur:

Usaha Peternakan.

  1. DOC/DOD/Bibi induk
  2. Pakan (jerami padi, rumput/hijauan. Dedak)
  3. Kandang dan perlengkapan kandang
  4. Obat-obatan; IB/Kawin suntik
  5. Tenaga kerja
  6. Sewa kandang (kalau disewa)

Usahatani

  1. Bibit
  2. Pupuk (urea,SP-36,KCl,dll)
  3. Pupuk Kandang
  4. Tenaga Kerja
  5. Obat-obatan dan pestisida
  6. Sewa Lahan

Petani harus menghitung uang yang dikeluarkan untuk pembelian bahan-bahan diatas. Dan itu disebut sebagai biaya produksi usahatani. Sedangkan yang menjadi komponen penerimaan usahatani adalah:

  • Untuk Kegiatan Usahatani: hasil jual pedet dan jual kotoran ternak. Sedangkan untuk usahatani adalah total produksi dan harga jual prouksi. Jadi dalam melakukan penghitungan : Keuntungan= Penerimaan-Biaya produksi atau Benefit (B)= Reveniue (R)- Cost (C). uang yang diperoleh disebut Penerimaan. Untuk mengetahui perbandingan antara keuntungan yang diperoleh sebelum dan sesudah menerapkan inovasi teknologi, maka harus dilakukan perhitungan BC Ratio atau B/C, singkatan dari Benefit Cost Ratio. Perhitungan ini juga digunakan untuk mengetahui dampak penerapan teknologi inovasi teknologi terhadap kesejahteraan pelaku usaha.
  • Rumus yang digunakan: B/C=Keuntunga/Biaya Produksi
  • Interpretasi nilai B/C adalah, jika:
  • Lebih besar dari 1, maka usaha tersebut memberikan keuntungan jangka panjang
  • Sama dengan 1, break event point (BEP) atau titik impas, artinya tidak rugi dan tidak untung
  • Lebih kecil dari 1, usaha yang dikembangkan merugi dan tidak layak diusahakan

Secara ideal, gambaran perbandingan B/C antara sebelum dan sesudah menerapkan inovasi teknologi B/C sebelum menerapkan teknologi harus lebih besar setelah menerapkan teknologi.

Coba buat dan hitung beberapa usahatani yang sudah dilakukan petani dan coba menghitun berapa keuntungan. Apakah layak untuk dikembangkan atau seperti apa, silahkan mencoba.

Artikel ini, diharapkan dapat membantu petugas pertanian dan petani serta pelaku usaha pertanian dalam mengambil keputusan dalam bergiat dalam kegiatan usahatani.(#artur).

Oleh: Arnold C.Turang,SP. Penyuluh Pertanian Ahli Pertama di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara

sumber: dikembangkan dari pengalaman kegiatan FEATI di Balitbangtan (2010).