JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

Wujudkan Kemtan Memiliki Kinerja Tinggi...

 

Manado,16/11/2017---Guna meningkatkan capaian kinerja Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melakukan penyempurnaan terhadap indikator kinerja Eselon I  hingga IV.

Bertempat ruang baru BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara, telah dilaksanakan Penandatanganan Kontrak Kinerja Pejabat Struktural BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara Tahun 2017, diawali dengan doa dan sambutan arahan kepala BPTP.

Penandatanganan Kontrak Kinerja dilakukan oleh Kepala Balai Dr.Ir. Hiasinta F.J.Motulo, M.Si,  Kasubag Tata Usaha Ir.Hartin Kasim, dan Kasie KSPP Victor D.Tutud, SPi, M.Si. disaksikan oleh ketua-ketua kelji, program dan karyawan karyawati BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara.

Kontrak Kinerja ini merupakan komitmen para Pejabat Struktural BPTP Sulawesi Utara, untuk mewujudkan Kementerian Pertanian RI yang memiliki kinerja tinggi, transparan, serta akuntabel sebagai bagian penting dari revolusi mental instansi pemerintah.

Selain itu, Kontrak Kinerja juga merupakan representasi Pakta Integritas seluruh karyawan-karyawati di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara.(#acturangsulut).

Ikuti Juga:

  1. Kontrak Kinerja

Bimbingan Teknik Perkebunan: Penagkar Benih Ujung Tombak Keberhasilan Tanaman Perkebunan Nasional

Bimbingan Teknis Perkebunan di Hotel Sahid Manado

Manado Sahid Hotel, 30 Oktober 2017---Balitbangtan melalui BBP2TP melaksanakan Bimbingan Teknis Perkebunan di 9 Daerah di Indonesia, untuk sukseskan Tahun Perbenihan 2018.

Menurut, Dr.Ir. Rubiyo, MSi. kegiatan Bimbingan Teknis Perkebunan ini di laksanakan di 9 daerah di seluruh Indonesia. Untuk di Sulawesi Utara, Kegiatan perbenihan khusus tanaman Cengkeh, Pala dan Kelapa. Peserta diikuti oleh 22 BPTP yang melaksanakan pembibitan 3 komoditas ini serta petani penangkar benih Cengkeh, Pala dan Kelapa di Sulawesi Utara.

Lebih lanjut Rubiyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan fokus pada mekanisme sertifikasi benih; Sistim produksi tanaman muda (bibit), serta distribusi benih dan tanaman dengan baik terutama bagi peserta Bimbingan Teknis. Sehingga dengan kegiatan ini akan menghasilkan lebih banyak petani penagkar yang dapat persembahkan bibit baik bagi masyarakat.

Sementara kepala BPTP Sulawesi Utara Dr. Ir. Hiasinta F.J. Motulo,MSi., saat membuka acara mewakili kepala Balitbangtan, mengapresiasi peserta yang hadir. Karena dari 22 BPTP semua mengirim wakilnya serta peserta dari Sulawesi Utara. Beliau berharap agar kegiatan ini diikuti dengan baik, mengingat Kementerian Pertanian telah menetapkan tahun 2018 adalah tahun perbenihan. Demikian dengan Pala, Cengkeh, Kelapa sebagai tanaman yang telah melambungkan nama Sulawesi Utara, sangat baik bila digalakkan lagi secara masif, untuk dikembangkan masyarakat terutama di Sulawesi Utara.

Lebih lanjut beliau menghimbau para peserta baik dari BPTP dan Petani Penangkar untuk bersama kita sukseskan kegiatan ini,karena Bimbingan Teknis ini, khusus komoditas yang menjadi andalan Sulawesi Utara. Dan Bapak Presiden juga telah mengelorakan untuk mengembalikan kejayaan komoditas rempah Indonesia, kembali berjaya di Dunia.

Materi yang disampaikan oleh para pakar dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Bogor,Teknis Perbenihan dan Standar Mutu Benih Cengkeh dan Pala; Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor, Harmonisasi dan Sinkronisasi Bimtek Akselerasi Diseminasi Perbenihan Hortikultura dan Perkebunan, Sertifikasi Tanaman Perkebunan oleh Dinas Perkebunan Balai Pengujian, Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara; Mekanisme dan Prosedur Produksi Tanaman Palma, Balitpalma;

Setelah mengikuti materi, peserta selanjutnya mengikuti praktek lapangan yang dilaksanakan di tiga lokasi masing-masing: untuk Kelapa di Balitpalma Mapanget, Pala di Kecamatan Kauditan dan Cengkeh di Rerer Kombi dan Sonder. (*artur).

Ikuti Juga:

  1. Lagu Oh Minahasa di Sini

Harga Barito Khusus Tomohon Hari Ini

Harga Bawang Rica Tomat Khusus kota Tomohon, informasi dari petugas seperti pada Poster.

Daftar Harga Sampai Senin, 31 Oktober 2017 Pasar Tomohon

No Jenis Bahan Harga (Rp)
1 Bawang merah 15.000
2 Batang Bawang 15.000
3 Cabe Merah 30.000
4 Tomat 3.000
     

 

Pedasnya Cabe Balitbangtan Terasa di Desa Bukaka Boltim

Innovator, 9/10/2017--- Pedasnya Cabe Balitbangtan yang disalurkan melalui Tim Penggerak PKK Bolaang Mongondow Timur, begitu terasa bagi ibu-ibu Dasa Wisma di desa Bukaka dan Ijok. Betapa tidak, sejak digemakan Gerakan Ibu-Ibu Menanam dan dicanagkan secara Nasional “terasa pedasnya” sampai di kedua desa ini.

Menurut ketua TP-PKK Boltim Nursiwin Ladjar Dunggio, bantuan bibit dari Balitbangtan melalui BPTP Sulawesi Utara, telah disalurkan pada ibu-ibu Dasa Wisma Ijok dan Bukaka. Hasil panen rata-rata produksi mencapai 3 ton. Ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu Dasa Wisma, karena terjadi penambahan pendapatan di pekarangan rumah.

Nursiwin mengatakan, bahwa untuk keberlanjutan kegiatan ini, telah direspon oleh Pemerintah Daerah. Dalam bentuk percepatan Program Penganeka Ragaman Konsumsi Pangan di tahun 2017, dengan telah dibangunnya 10 Kebun Bibit Desa (KBD).

Menurut kepala BPTP Sulawesi Utara, Dr. Ir. Hiasinta F. J. Motulo, MSi., Balitbangtan mendukung ketersediaan bibit awal, dalam kegiatan ibu-ibu. Selanjutnya ibu-ibu Dasa Wisma diajar cara memproduksi bibit sendiri. Balitbangtan menfasilitasi konsultasi teknologi cabe, mulai dari sistem budidaya secara komprehensif sampai pada teknologi pengolahan hasil dan strategi pemasaran.

Hiasinta melanjutkan, ibu-ibu juga dapat memanfaatkan fungsi para penyuluh pertanian yang ada di daerah yang tersebar disetiap Kecamatan dan desa. Bila kesulitan dalam teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit dan permasalahan pertanian lain, segera mengontak para penyuluh. Apa Bila mereka kesulitan juga,mereka dapat mengontak BPTP, imbuhnya.

Sekertaris Umum TP-PKK Pusat, Rossi Rozana Septimurni, untuk melihat dari dekat kegiatan ibu-ibu PKK dalam mensukseskan program Gerakan Tanam Cabe di Sulawesi Utara. Kunjungan dipusatkan di kab Bolaang Mongondow Timur (Boltim) didampingi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Rita M. Dondokambey dan Kepala BPTP Sulawesi Utara Dr. Ir. Hiasinta F. J. Motulo, MSi. (*artur).

Ikuti Informasi Terkait di

  1. Edisi Liflet: Teknologi Budidaya Cabe Pekarangan dan Halaman Luas di jpg

Kembalikan Kejayaan Indonesia Lumbung Rempah Dunia

Kalasey, 10 Oktober 2017---Indonesia sejak 500 tahun lalu, menjadi pusat perhatian dunia. Bangsa Eropa khususnya Belanda, begitu tertarik datang ke Indonesia. Walaupun harus menjajah, mereka menjelajah samudra untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia.

“Kita akan dorong kembali menjadi pemain utama dunia," katan Menteri pertanian dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) 2017-2022 dikutip Antara, Senin (21/8).

Amran menyebut bangsa Eropa, khususnya Belanda, yang dahulu menjajah Indonesia datang ke Tanah Air karena terpikat kekayaan rempah, bukan barang tambangnya. Untuk itu, dia mengaku ingin membuat rempah-rempah Indonesia bisa berjaya lagi tidak hanya dalam skala regional tapi juga global.

"Bahkan slogannya pada saat itu adalah siapa menguasai rempah-rempah, maka dia akan menguasai dunia," tegasnya.( https://www.merdeka.com)

Berkenan dengan pernyataan tersebut, Badan Litbang Pertanian mengalokasikan dana dukungan program pembibitan melalui anggaran APBNP. Menurut kepala BPTP Balitbangtan Sulut Dr.Ir.Hiasinta J.F.Motulo, MSi. untuk Sulawesi Utara, kebagian tanaman Cengkeh dan Pala. Di Sulawesi Utara sudah melakukan identifikasi tanaman-tanaman Cengkeh dan Pala yang telah memiliki sertifikat. karena sebagai persyaratan sumber benih harus bersumber dari benih yang telah bersertifikat, ujar Hiasinta.

Koordinator program BPTP Balitbangtan di Sulut, Dr.Ir.J.B.M.Rawung,MSi., menjelaskan bahwa kegiatan APBNP ini walau sudah dimulai, teman-teman koordinator harus menseminarkan, agar mendapatkan masukkan-masukkan dari para pengkaji di BPTP.

Dalam seminar kesiapan pelaksanaan kegiatan para penanggun jawab mempresentasekan tatapelaksanaan kegiatan dan kegiatan yang sedang berjalan di lapangan. Benih yang dipersiapkan yang telah diidentivikasi dari Tanaman Induk Penghasil Tinggi dan memiliki sertifikat sesuai persyaratan sumber benih unggul lokal.

Seminar yang dihadiri oleh para peneliti dan penyuluh, mendapatkan masukkan-masukkan yang positif untuk suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Demi jayanya kembali Indonesia Sebagai Lumbung Rempah Dunia. (*artur)

Subcategories

Subcategories