JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

VUB Padi Sawah Inpari-30 Hadir di Kota Tomohon

Woloan, 25 September 2017---Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, hadiri dan melakukan panen padi Inpari-30 di persawahan Wana'imbawa Woloan III kecamatan Tomohon Barat.

Wawali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, dalam sambutan mengapresiasi kegiatan-kegiatan Balitbangtan di kota Tomohon. Selain untuk varian tanaman bunga-bungaan seperti krisan dan lain-lain yang telah dihadirkan di kota Tomohon, juga saat ini kita akan melakukan panen padi Inpari-30, yang juga adalah padi masih baru dan dari kenampakan dan produksi sangat baik di kota Tomohon.

Sompotan atas nama Pemerintah Kota Tomohon mengajak para petani, agar mendukung dan mengikuti inovasi teknologi sesuai dengan anjuran. Dimana dengan adanya penggiliran penggunaan varietas padi, selain untuk meningkatkan produksi, juga dapat mencegah seragan hama dan penyakit tanaman.

Saya juga baru mengetahui setelah di jelaskan tadi, ternyata bunga-bunga yang ada dipematang ini, untuk perangkap hama, agar tidak menyerang tanaman padi, imbuh Sherly. Untuk itu, saya harapkan pada petani untuk senantiasa menjalin kerjasama dengan petugas dan pemerintah kota dan provinsi, TNI-AD, serta stakeholders pertanian lainnya, guna suksesnya pelaksanaan program dan kegiatan sektor pertanian di kota Tomohon, tutupnya.

Kepala BPTP Balitbangtan Dr.Ir.Hiasinta F.J.Motulo, MSi. dalam sambutan sambil memperkenalkan BPTP Balitbangtan sebagai UPT Badan Litbang Pertanian di daerah membantu daerah dalam menyediakan teknologi inovasi bagi petani di daerah, termasuk kegiatan Katam Terpadu mendukung Pola tanam tanaman padi.

Kehadiran teknologi inovasi padi sawah dan benih unggul baru padi sawah Inpari-30, diharapkan dapat dikembangkan di daerah ini. Agar kota Tomohon, dengan potensi terluas lahan sawah di kecamatan Tomohon Barat, sekitar 600 ha dapat berkontribusi pada kebutuhan beras kota Tomohon. Benih Unggul Baru ini, agar tidak semua dijadikan beras, tapi dijadikan benih untuk keberlanjutan usahatani padi sawah di kota Tomohon.

Panen padi kegiatan Kalender Tanam Terpadu (Katam) mendukung Pola Tanam Tanaman Pangan dengan varietas unggul baru (VUB) padi sawah Inpari-30 dirangkai dengan temu lapang, dari hasil perhitungan ubinan dari statistik lebih dari 7-8 ton per hektar dengan ubinan 2,5 m x 2,5 m. Demikian dengan ubinan Balitbangtan 10 m x 10 m, hasil 7,8 ton gabah kering panen.

Kegiatan panen padi dihadiri oleh: Wawali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Komandan Kodim Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama S,Th. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tomohon Ir. Vonny Pontoh. Camat Tomohon Barat, Kepala BP3K Tomohon Barat, Perwakilan BPSB, BPTPH, Para Penyuluh dan Kelompok Tani di Tomohon Barat,Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara dan pendampinglapangan (*art)

sumber: Arnold C. Turang

Panen Inpari-39 Situbagendit dan Inpari-30 di Inobonto

Inovasi teknologi adalah suatu cara untuk melakukan lompatan secara kuadratik untuk pembangunan suatu bangsa. Dengan keterbatasan sumberdaya manusia, lahan yang tidak bertambah dan iklim selalu berubah, maka Inovasi Teknologi adalah solusi penting. Genderang perang melawan kemalasan dan

Pencanangan dan Singkronisasi Birahi di Sulawesi Utara

 Sekitar 300 petani peternak Sapi dari Gihang dan Pontak hadiri kegiatan Pencanangan Singkronisasi Birahi dalam Rangka mensukseskan progran Upaya Khusus (UPSUS) Sapi induk Wajib Bunting (SIWAB) di Sulawesi Utara, yang dilaksanakan di Bolaang Mongondow Utara. Kegiatan ini dibuka oleh

Solusi Masalah Harga Nasional Beras Pabrikan Dengan Harga Beras Medium dan Premium di Tingkat Petani (Kasus PT IBU Produk Beras Ayam Jago, Maknyuss, Pandan Wangi, dan Rojo Lele)

Terungkapnya persoalan perbedaan harga beras dari pabrikan dengan harga beras medium dan premium yang cukup mencolok menjadi momentum kebangkitan untuk mengungkap mengapa tingkat kehidupan rumah tangga tani tetap semakin memprihatinkan. Persoalan ini sebetulnya sudah tercermin pada waktu

Memotret Pulau Terluar Sulawesi Utara: Kajian Inhouse Pengembangan Pangan Lokal

Awal Mei tahun 2017 Kementerian Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Balitbangtan Sulawesi Utara melakukan Pengkajian Inhouse Pengembangan Pangan Lokal Daerah Perbatasan Sulawesi Utara di Kabupaten Kepulauan Sangihe di desa Kawio dan desa Marore Kecamatan Marore. Kajian pangan Lokal daerah perbatasan dilakukan untuk mendapatkan informasi karakteristik pangan lokal dan peluang pengembangannya, informasi kelembagaan usahatani dan