JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

Petani Cengkeh dan Pala Sulawesi Utara Apresiasi Menteri Pertanian: Kembalikan Kejayaan Indonesia Penghasil Rempah-Rempah Dunia

Talawaan Bantik, 28 Des 2017---Petani penangkar benih perkebunan Sulawesi Utara : Minahasa Utara dan Petani Minahasa apresiasi kebijakan Kementerian Pertanian, atas kebijakan membantu petani Cengkeh, Pala dan Kelapa,untuk kembalikan kejayaan Indonesia Penghasil Rempah-rempah Dunai.

Ini terungkap setelah Dr.Ir. Hiasinta F.J.Motulo, MSi., membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) petani penangkar dan calom penangkar tanaman perkebunan. Hiasinta, tahun 2018, telah dicanangkan sebagai Tahun Perbenihan. Dimana BPTP Balitbangtan Sulut di Manado, ditugaskan untuk memproduksi benih/ bibit komoditas penghasil rempah-rempah Dunia.

Bibit Cengkeh dan Pala yang kita perbanyak di Kebun Percobaan akan kami bagikan pada petani. Untuk tanaman Cengkeh ada sekitar 40-50 ribu pohon yang disiapkan. Bibit Pala sekitar 20-25 ribu tanaman yang kita siapkan tahun 2018. Produksi ini dengan mengikuti persyaratan perbenihan, yang ditetapkan melalui Dinas Perkebunan Sulawesi Utara.

Agar program Kementan tersebut dapat berjalan lancar dan sukses di Provinsi Sulawesi Utara, kita perlu melaksanakan Bimtek Perkebunan ini. Bersama dengan Balai Pengujian dan Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan (BP2SB-TP), serta petani penangkar dan calon penangkar serta petani sekitar, kita diskusi terkait Sukseskan Tahun Perbenihan 2018. Agar produksi benih/bibit yang dihasilkan benar mengikuti aturan-aturan yang telah diatur pemerintah.

Sementara itu, Camat Wori saat membawakan sambutan, mengapresiasi kegiatan ini. Eduard Tahulending,SE. Menguraikan potensi yang dimiliki daerah yang dia pimpin. Dari potensi perkebunan yang masih banyak belum tertanami karena ketersediaan benih unggul tanaman perkebunan masih kurang jelas. Sampai ajakan dan memerintah masyarakatnya untuk mengikuti dengan baik kegiatan ini,agar kejayaan tanaman rempah-rempah ini kembali berjaya. Dan yang pasti kami mohon saat pembagian tolong diprioritaskan daerah kami yang ada KP-Pandu, imbuhnya.

Tiga materi yang disampaikan dan oleh pihak BP2BS-TP, oleh pengawas benih Syenny M.M. Goniwala,SP. Yang menguraikan terkait regulasi sertifikasi, Peneliti BPTP Sulut Ir. Ibrahim E. Malia,MAgr. terkait teknik produksi bibit cengkeh serta Ir. Jeaneke Wowiling tentang Perbanyakan bibit pala dan teknik perbanyakan generatif, untuk hasilkan pohon betina pala.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 50-60 peserta, dari 25 peserta yang direncanakan tim kerja pembibitan tanaman perkebunan di BPTP Balitbangtan Sulut di Manado. Menurut data absensi peserta dan target tim kerja dimana: petani penangkar Cengkeh 10 orang direncanakan yang ada 11 orang, petani penangkar Pala, dari 10 direncanakan hadir 12 orang dan petani calon dan petani sekitar dari 4 orang direncanakan hadir 15 orang yang hadir. (#acturang).

Wujudkan Kemtan Memiliki Kinerja Tinggi...

 

Manado,16/11/2017---Guna meningkatkan capaian kinerja Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melakukan penyempurnaan terhadap indikator kinerja Eselon I  hingga IV.

Bertempat ruang baru BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara, telah dilaksanakan Penandatanganan Kontrak Kinerja Pejabat Struktural BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara Tahun 2017, diawali dengan doa dan sambutan arahan kepala BPTP.

Penandatanganan Kontrak Kinerja dilakukan oleh Kepala Balai Dr.Ir. Hiasinta F.J.Motulo, M.Si,  Kasubag Tata Usaha Ir.Hartin Kasim, dan Kasie KSPP Victor D.Tutud, SPi, M.Si. disaksikan oleh ketua-ketua kelji, program dan karyawan karyawati BPTP Balitbangtan di Sulawesi Utara.

Kontrak Kinerja ini merupakan komitmen para Pejabat Struktural BPTP Sulawesi Utara, untuk mewujudkan Kementerian Pertanian RI yang memiliki kinerja tinggi, transparan, serta akuntabel sebagai bagian penting dari revolusi mental instansi pemerintah.

Selain itu, Kontrak Kinerja juga merupakan representasi Pakta Integritas seluruh karyawan-karyawati di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara.(#acturangsulut).

Ikuti Juga:

  1. Kontrak Kinerja

Bimbingan Teknik Perkebunan: Penagkar Benih Ujung Tombak Keberhasilan Tanaman Perkebunan Nasional

Bimbingan Teknis Perkebunan di Hotel Sahid Manado

Manado Sahid Hotel, 30 Oktober 2017---Balitbangtan melalui BBP2TP melaksanakan Bimbingan Teknis Perkebunan di 9 Daerah di Indonesia, untuk sukseskan Tahun Perbenihan 2018.

Menurut, Dr.Ir. Rubiyo, MSi. kegiatan Bimbingan Teknis Perkebunan ini di laksanakan di 9 daerah di seluruh Indonesia. Untuk di Sulawesi Utara, Kegiatan perbenihan khusus tanaman Cengkeh, Pala dan Kelapa. Peserta diikuti oleh 22 BPTP yang melaksanakan pembibitan 3 komoditas ini serta petani penangkar benih Cengkeh, Pala dan Kelapa di Sulawesi Utara.

Lebih lanjut Rubiyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan fokus pada mekanisme sertifikasi benih; Sistim produksi tanaman muda (bibit), serta distribusi benih dan tanaman dengan baik terutama bagi peserta Bimbingan Teknis. Sehingga dengan kegiatan ini akan menghasilkan lebih banyak petani penagkar yang dapat persembahkan bibit baik bagi masyarakat.

Sementara kepala BPTP Sulawesi Utara Dr. Ir. Hiasinta F.J. Motulo,MSi., saat membuka acara mewakili kepala Balitbangtan, mengapresiasi peserta yang hadir. Karena dari 22 BPTP semua mengirim wakilnya serta peserta dari Sulawesi Utara. Beliau berharap agar kegiatan ini diikuti dengan baik, mengingat Kementerian Pertanian telah menetapkan tahun 2018 adalah tahun perbenihan. Demikian dengan Pala, Cengkeh, Kelapa sebagai tanaman yang telah melambungkan nama Sulawesi Utara, sangat baik bila digalakkan lagi secara masif, untuk dikembangkan masyarakat terutama di Sulawesi Utara.

Lebih lanjut beliau menghimbau para peserta baik dari BPTP dan Petani Penangkar untuk bersama kita sukseskan kegiatan ini,karena Bimbingan Teknis ini, khusus komoditas yang menjadi andalan Sulawesi Utara. Dan Bapak Presiden juga telah mengelorakan untuk mengembalikan kejayaan komoditas rempah Indonesia, kembali berjaya di Dunia.

Materi yang disampaikan oleh para pakar dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Bogor,Teknis Perbenihan dan Standar Mutu Benih Cengkeh dan Pala; Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor, Harmonisasi dan Sinkronisasi Bimtek Akselerasi Diseminasi Perbenihan Hortikultura dan Perkebunan, Sertifikasi Tanaman Perkebunan oleh Dinas Perkebunan Balai Pengujian, Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara; Mekanisme dan Prosedur Produksi Tanaman Palma, Balitpalma;

Setelah mengikuti materi, peserta selanjutnya mengikuti praktek lapangan yang dilaksanakan di tiga lokasi masing-masing: untuk Kelapa di Balitpalma Mapanget, Pala di Kecamatan Kauditan dan Cengkeh di Rerer Kombi dan Sonder. (*artur).

Ikuti Juga:

  1. Lagu Oh Minahasa di Sini

Harga Barito Khusus Tomohon Hari Ini

Harga Bawang Rica Tomat Khusus kota Tomohon, informasi dari petugas seperti pada Poster.

Daftar Harga Sampai Senin, 31 Oktober 2017 Pasar Tomohon

No Jenis Bahan Harga (Rp)
1 Bawang merah 15.000
2 Batang Bawang 15.000
3 Cabe Merah 30.000
4 Tomat 3.000
     

 

Pedasnya Cabe Balitbangtan Terasa di Desa Bukaka Boltim

Innovator, 9/10/2017--- Pedasnya Cabe Balitbangtan yang disalurkan melalui Tim Penggerak PKK Bolaang Mongondow Timur, begitu terasa bagi ibu-ibu Dasa Wisma di desa Bukaka dan Ijok. Betapa tidak, sejak digemakan Gerakan Ibu-Ibu Menanam dan dicanagkan secara Nasional “terasa pedasnya” sampai di kedua desa ini.

Menurut ketua TP-PKK Boltim Nursiwin Ladjar Dunggio, bantuan bibit dari Balitbangtan melalui BPTP Sulawesi Utara, telah disalurkan pada ibu-ibu Dasa Wisma Ijok dan Bukaka. Hasil panen rata-rata produksi mencapai 3 ton. Ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu Dasa Wisma, karena terjadi penambahan pendapatan di pekarangan rumah.

Nursiwin mengatakan, bahwa untuk keberlanjutan kegiatan ini, telah direspon oleh Pemerintah Daerah. Dalam bentuk percepatan Program Penganeka Ragaman Konsumsi Pangan di tahun 2017, dengan telah dibangunnya 10 Kebun Bibit Desa (KBD).

Menurut kepala BPTP Sulawesi Utara, Dr. Ir. Hiasinta F. J. Motulo, MSi., Balitbangtan mendukung ketersediaan bibit awal, dalam kegiatan ibu-ibu. Selanjutnya ibu-ibu Dasa Wisma diajar cara memproduksi bibit sendiri. Balitbangtan menfasilitasi konsultasi teknologi cabe, mulai dari sistem budidaya secara komprehensif sampai pada teknologi pengolahan hasil dan strategi pemasaran.

Hiasinta melanjutkan, ibu-ibu juga dapat memanfaatkan fungsi para penyuluh pertanian yang ada di daerah yang tersebar disetiap Kecamatan dan desa. Bila kesulitan dalam teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit dan permasalahan pertanian lain, segera mengontak para penyuluh. Apa Bila mereka kesulitan juga,mereka dapat mengontak BPTP, imbuhnya.

Sekertaris Umum TP-PKK Pusat, Rossi Rozana Septimurni, untuk melihat dari dekat kegiatan ibu-ibu PKK dalam mensukseskan program Gerakan Tanam Cabe di Sulawesi Utara. Kunjungan dipusatkan di kab Bolaang Mongondow Timur (Boltim) didampingi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Rita M. Dondokambey dan Kepala BPTP Sulawesi Utara Dr. Ir. Hiasinta F. J. Motulo, MSi. (*artur).

Ikuti Informasi Terkait di

  1. Edisi Liflet: Teknologi Budidaya Cabe Pekarangan dan Halaman Luas di jpg