JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
 

Teknologi Budidaya Padi Sawah Tadah Hujan

Materi Liflet; Pengalaman Mendampingi IP-Pajale di Inobonto

Inovasi teknologi adalah suatu cara untuk melakukan lompatan secara kuadratik untuk pembangunan suatu bangsa. Dengan keterbatasan sumberdaya manusia, lahan yang tidak bertambah dan iklim selalu berubah, maka Inovasi Teknologi adalah solusi penting.

Genderang perang melawan kemalasan dan ketergantungan pangan telah ditabuh. Kolaborasi positif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Pertanian, dalam hasilkan produk pangan, membuahkan hasil positif. Bangsa ini harus Berdaulat Pangan. Pemerintah begitu komit dengan program ini. Terbukti pada tahun 2016 Indonesia tidak lagi mengimport beras dan harga beras dan komoditas pertanian di tahun 2017 relatif stabil, indikatornya saat Lebaran.

Pemerintah secara Nasional telah menargetkan luas panen padi 16.020.019 ha dan produksi sekitar 85.573.888 ton. Setiap daerah untuk hasilkan produk pangan. Target tanam Sulawesi Utara secara Nasional adalah Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Tiga Ratus Empat Belas (175.314) Hekto Are (ha). dan telah dibagi sesuai daerah sentra di Sulawesi Utara.

Peran strategis Badan Litbang Pertanian dalam mendukung system pertanian industrial berkelanjutan adalah: menciptakan dan turut membumikan Inovasi Teknologi dan Inovasi Kelembagaan Berbasis Sumberdaya Lokal dalam rangka peningkatan ketahanan  pangan, produktivitas dan produksi, nilai tambah, daya saing ekspor, dan kesejahteraan petani.

Tujuan kegiatan Peningkatan IP Pajale: adalah untuk melakukan pendampingan dan pengawalan  teknologi peningkatan IP padi lahan kering sawah tadah hujan; menyiapkan bahan-bahan pendukung seperti Baliho, Poster, Juknis, Brosur, Leflet, standing Banner, dan media elektornik, sebagai sarana penderasan inovasi teknologi kepetani. Info lengkapnya Dowload sini