JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
 

Pembuatan Abon Cabe (Rica)

Abon biasanya identik dengan daging.  Namun sekarang sudah banyak berkembang pembuatan abon dari bahan lain seperti cabe, buah jambu mete, jantung pisang, dll.  Disebut abon karena kering dapat ditabur dan awet bila disimpan lama.

Bahan yang digunakan :

 

  1. Cabe keriting atau cabe besar
  2. Cabe rawit
  3. Bawang putih
  4. Garam
  5. Gula pasir
  6. Minyak goring

 

Alat yang digunakan :

 

  1. Kompor
  2. Wajan
  3. Sude
  4. Pisau
  5. Toples/botol kemasan

 

Cara membuat :

 

  1. Sortasi: Sortasi (pemilihan) dilakukan untuk memilih cabe yang merah dan baik, yaitu tingkat kemasakannya di atas 80 %, sehat dan fisiknya mulus (tidak cacat).  Tangkai cabe dan bagian yang rusak harus dibuang.
  2. Pencuciaan: Pencucian bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan sisa-sisa pestisida.  Pencucian dilakukan sampai bersih.  Kemudian ditiriskan hingga kering.
  3. Blansir dan penirisan: Tujuan blansir adalah untuk mempercepat waktu pengeringan, mencegah perubahan warna (browning) dan memperpanjang daya simpan.  Selain itu juga untuk mencegah cabe menjadi keriput dan warna tidak kusam akibat proses pengeringan.
  4. Pengeringan: Cabe yang sudah diblansir dikeringkan dengan oven pada suhu 60-65oC selama 48 jam atau dengan sinar matahari selama 5-6 hari atau kadar air sudah mencapai 11-12%.
  5. Penggilingan: Cabe yang sudah kering digiling atau diblender, bumbu berupa bawang putih dihaluskan dengan cara diblender atau ditumbuk.
  6. Pemasakan: Bumbu yang telah halus kemudian digoreng dalam minyak secukupnya lalu dicampur dengan gilingan cabe (cabe rawit : cabe keriting = 1 : 2) lalu ditambahkan garam dan gula yang telah disiapkan.
  7. Pengemasan dan pelebelan: Abon cabe yang sudah matang didinginkan kemudian dikemas dengan plastik atau stoples lalu diberi label.  Lalu siap dikonsumsi.

 

Sumber : http://carapedia.com/abon_cabe_info389.html diunduh 23 Oktober 2012