JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pembuatan Saus Tomat

Penahuluan

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) merupakan salah satu produk hortikultura yang berpotensi dan mempunyai prospek pasar yang cukup menjanjikan. Hal ini terlihat diantaranya dari kebutuhan pasar di dalam dan luar negeri. Tomat memiliki kandungan senyawa karotenoid yang mempunyai sifat antioksidan dan mampu melawan radikal bebas akibat polusi dan radiasi sinar Ultra Violet. Dalam tomat juga ditemukan senyawa fungsional Likopen yang terbukti melalui berbagai produk olahan tomat menunjukkan bahwa tomat dan produk-produk olahannya kaya akan komponen likopen. Likopen adalah salah satu zat pigmen kuning tua sampai merah tua, termasuk dalam kelompok karotenoid.

Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang aktivitasnya sangat tinggi, khususnya terhadap spesies oksigen yang reaktif. Dengan sifat dan kemampuannya itu, likopen mampu memberikan perlindungan dari resiko berbagai kanker, atherosclerosis dan penyakit jantung koroner, mengurangi resiko terjadinya bercak-bercak kulit karena usia (macular degeneration), sangat efektif melawan radikal bebas sehingga kesehatan fisik tetap terjaga dan membuat tetap awet muda  serta bertanggung jawab atas warna merah pada tomat.

Tomat merupakan hasil produk hortikultura yang sangat mudah rusak, hanya tahan 3-5 hari pada suhu ruang. Hal ini disebabkan karena kulitnya yang sangat tipis sehingga rawan terkena gesekan mekanis maupun fisik, sehingga lecet dan akibatnya busuk. Oleh karena itu agar buah awet dan tahan simpan, perlu dilakukan pengolahan buah tomat antara lain saus dan jus tomat. Tomat banyak sekali kandunga gizinya yaitu Vitamin A, B, C, karbohidrat, protein, lemak, fosfor, kalsium dan Fe serta mengandung banyak manfaat.

Produk olahan tomat mengandung likopen yang sangat tinggi. Likopen adalah zat warna merah dari tomat yang banyak mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, sehingga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker terutama kanker prostat, payudara, dan rahim. Selain itu dapat mencegah stroke, penuaan dini, menghaluskan kulit, mengobati jerawat, menaikkan sperma pria, mengobati sariawan, mencegah wasir, diet, mempermudah buang air dan mencegah jantung koroner.

Komposisi nitrisi tomat per 100 gram bahan adalah

Kandungan Likopen (mg/100 gr) pada tomat dan produk olahannya adalah jus tomat (9,5), saus tomat (15,9), saus spaghetti (21,9), pasta tomat (42,2), sup tomat kental (7,2), saus cabai (19,5) dan tomat segar (3,0).

Tujuan

Makalah ini bertujuan untuk menginformasikan cara pembuatan saus tomat

Saus Tomat

Saus tomat dikenal sebagai penambah cita rasa dalaam makanan, seperti bakso, kentang goreng, roti, ayam goreng, pizza dan lain-lain. Selain itu juga digunakan sebagai bumbu masakan. Saus tomat dapat dibuat dari bahan tomat segar ataupun dari pasta tomat. Dalam pembuatan saus dapat ditambahkan bahan pengisi seperti puree dari papaya, ubi, wortel, labu kuning, tepung maizena atau bahan-bahan lain yang mengandung pectin sebagai pengental. Supaya mendekati warna asli tomat, ditambahkan pewarna makanan.

 

Pembuatan Saus Tomat

Bahan yang diperlukan dalam pembuatan saus tomat adalah tomat segar (1 kg), gula (250 gr), garam (40 gr/ 1 sendok makan), bawang putih (50 gr), cuka (15 gr/ 3 sendok makan), minyak (5 gr/ 1 sendok makan), kecap inggeris 2 sdk mkn, tepung tapioca (20 gr) dilarutkan dalam 50 ml air dan pengawet K-sorbat 0,4 gr/ltr. Alat yang diperlukan pisau, baskom, kukusan, kompor saringan, blender, panci/wajan stainless steel, pengaduk kayu, timbangan dan gelas jar atau botol kaca sebagai kemasan.

 

 

Cara membuat saus tomat adalah sebagi berikut :

  • Mula-mula dibuat bubur tomat. Bubur tomat dimasukkan ke dalam panci
  • Sementara itu, dibuat larutan tepung tapioca. Sebanyak 20 gram tapioca dilarutkan dalam 50 ml air, diaduk rata
  • Tambahkan larutan tapioca ke dalam bubur tomat. Campuran tersebut kemudian dimasak dengan api kecil, sambil terus diaduk, supaya tidak menggumpal dan tercampur rata.
  • Bawang putih dihaluskan/blender dengan sedikit air, kemudian disaring
    • Tambahkan gula, garam, minyak, cuka dan bawang putih yang telah dihaluskan dan disaring, tambahkan kecap inggris 2 sendok makan. Jumlah bahan-bahan tersebut dapat ditambah atau dikurangi menurut selera.
    • Campuran bahan tersebut diaduk lagi sampai mendidih dan kekentalannya cukup. Cara memeriksa kekentalan adalah dengan mengangkat pengaduk kayu, jika sedikit saus yang menempel tidak lagi mengalir jatuh, berarti saus sudah cukup kental
    • Terakhir tambahkan pengawet makanan
    • Pembotolan dilakukan saat saus masih dalam keadaan panas
    • Kemudian dilakukan proses pasteurisasi dengan suhu 70 800C selama 10 menit. Dalam keadaan panas jus dimasukkan ke dalam botol atau kemasan plastik yang telah steril.

Sunarmani, 2015. Pelatihan Pembuatan Jus dan Saos Tomat. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Bogor.