JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

MODEL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (MKRPL) DI KOTA KOTAMOBAGU

Rumah pangan merupakan salah satu konsep pemanfaatan lahan pekarangan baik di pedesaan maupun diperkotaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan memberdaya-kan potensi pangan lokal. salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan gizi masyarakat harus diawali dari pemanfaatkan sumberdaya yang tersedia maupun yang dapat disediakan di lingkungannya.

Lahan pekarangan memiliki fungsi multiguna, karena dari lahan yang relatif sempit ini, bisa menghasilkan bahan pangan seperti umbi-umbian, sayuran, buah-buahan; bahan tanaman rempah dan obat, serta bahan pangan hewani yang berasal dari unggas, ternak kecil maupun ikan.

Manfaat yang akan diperoleh dari pengelolaan pekarangan antara lain dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dan gizi keluarga, menghemat pengeluaran, dan juga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga. Penataan kawasan RPL dapat dilakukan dengan membagi dalam 3 strata sesuai dengan luas lahan pekarangan, kegiatan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal dalam memenuhi kebutuhan gizi dan membuat kebun bibit desa untuk keberlanjutan usaha.

Jumlah rumah tangga sasaran untuk tahun 2012 adalah 20 KK, yang tersebar dalam 1 dusun Pengisian polybag dilakukan oleh ibu – ibu pelaksana di rumah masing – masing dan ditanam langsung dengan bibit yang didapatkan dari perbenihan yaitu tanaman cabe, tomat, dan terung masing –masing 10 tanaman perjenis tanaman sehingga total tanaman yang dibawa adalah 30 polybag. Adapun tanaman lain yang ditanam langsung di tanah atau bedengan adalah kangkung darat, bayam merah, kacang panjang,

Dari jenis tanaman yang disiapkan masih ada rumah tangga lainnya yang menambahkan dengan bibit tanaman lain seperti sayur caisin, seledry, tanaman sere dll. Perkembangan tanaman pada rumah tangga cukup menggembirakan baik yang ditanam pada polybag maupun yang ditanam pada tanah atau bedengan. Masyarakat pelaksana kegiatan MKRPL cukup kreatif dimana selain pembagian wadah polybag mereka juga memanfaatkan limbah sebagai wadah tanam seperti gelon bekas, plastik diterjen, dan botol cocacola

Kegiatan MKRPL masyarakat desa Sinindian kurang lebih 25 RT mampu mengoptimalkan lahan pekarangan yang dimiliki secara lestari sehingga terpenuhi kebutuhan pangan gizi keluarga, dan juga dapat menekan pengeluaran RT hingga 20% setiap hari bahkan bisa mendatangkan penghasilan tambahan(*). 

sumber: Laporan kegiatan 2012