JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari ( M-KRPL) Di Bolaang Mongondou Timur

Berbagai macam permasalahan banyak dihadapi oleh masyarakat pedesaan antara lain lahan pertanian semakin sempit karena banyak pengalihan fungsil ahan pertanian dijadikan industri. Oleh sebab itu produksi pertanian semakin menurun. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan lahan pekarangan sekitar rumah untuk menanam tanaman.

Program Model kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pangan, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, dan konservasi tanaman pangan yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan rumahtangga petani.

Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan keluarga petani, khususnya Ibu rumah tangga dalam mengakses informasi, teknologi, modal dan sarana produksi untuk mengembangkan usaha agribisnis serta mengembangkan kemitraan dengan sector swasta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga dan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara lestari, meningkatkan kemampuan keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan, buah, sayuran dan tanaman obat keluarga (toga), pemeliharaan ternak dan ikan, serta diversifikasi pangan serta mengembangkan sumber benih/bibit untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan pekarangan dan melakukan pelestarian tanaman pangan local untuk masadepan, mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat secara mandiri.

Model KRPL dilaksanakan dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan instansiterkait baik di tingkat pusat maupun daerah, yang masing-masing bertanggungjawab terhadap sasaran atau keberhasilan kegiatan. Penataan kawasan Rumah Pangan Lestari dilakukan dengan membuat suatu kebun bibit di desa untuk keberlanjutan usaha dan kegiatan pengolahan hasil.

Tahapan kegiatan meliputi; persiapan, pembentukan kelompok, sosialisasi, perencanaan kegiatan, pelatihan pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan program M-KRPL memberikan respon yang baik dari pemerintah daerah setempat, masyarakat dan kelompok wanita tani (KWT) sebagai kelompok pelaksana (kooperator). Terbangunnya kebun bibit desa (KBD) sebagai sumber benih/bibit untuk keberlanjuntan pemanfaatan halaman pekarangan dan pelestarian tanaman pangan lokal.

Tujuan dan keluaran yang diharapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini belum dapat dicapai secara optimal, oleh karena keterbatasan waktu pelaksanaan, kondisi iklim dan permasalahan sosial, politik dan budaya. Kegiatan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari yang dilaksanakan di Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, karena situasidan kondisi yang kurang mendukung sehingga kegiatan belum dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan. Dengan demikian kinerja hasil yang dicapaipadatahun 2012 ini masih terbatas pada pembentukan 1 unit Kebun Bibit Desa (KBD), yang merupakan unit produksi benih dan bibit untuk memenuhi kebutuhan pekarangan dalam membangun RPL maupun kawasan dan penumbuhan animo keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan secara lestari (*).