JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Hasilkan Sayur Sehat di Pekarangan Dengan Sistim Tanam Menggunakan Media Air

 Kalasey, 21/2/2020.---Fenomena kekinian, dimana kehidupan sosial ekonomi menjadi permasalahan amat mendesak.Ketimpangan-ketimpangan ini, menjadi menarik perhatian dibidang kehidupan sosial. Kementerian Pertanian melalui Balitbangtan bersikap,hadir dan bergiat #InovasiTiadaHenti khususnya menghilir deraskan inovasi teknologi sambil menegakkan ekonomi yang bermartabat. Sehingga kekayaan sumberdaya alam dan manusia, digunakan secara wajar oleh semua untuk anak bangsa, berpedoman pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat diiringi dengan cinta kasih.

Ikuti Juga: Panen Perdana Sayuran di OPAL Lab. Diseminasi BPTP Sulut

Inovasi Teknologi Pertanian (ITP) dengan memanfaatkan secara optimal sumberdaya air atau dikenal sistim tanam hidroponik, sudah dikembangkan Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan). ITP ini menjadi sarana untuk hasilkan produk pertanian dengan optimalisasi sumber daya air. Model ini, juga sebagai sarana yang dapat direkomendasikan di daerah-daerah sulit bertanam dengan media tanah seperti: danau, sungai dan embung. Dengan bertani sistim hidroponik, baik dengan menggunakan rakit sederhana sampai pipa paralon beraerator, diharapkan akan berkontribusi pada penyediaan pangan bagi masyarakat.

Program penguatan Taman Agro Inovasi Mart (Tagrimart) yang diperkenalkan Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kemtan) didalamnya Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) dan Obor Pangan Lestari (Opal), yang diimplementasikan, menjadi sarana penderasan Inovasi Teknologi (IT) mendukung program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Sulawesi Utara.

Sebagai sumber ITP, di Sulawesi Utara, BPTP Sulawesi Utara, terus implementasikan pengembangan Obor Pangan Lestari (OPAL). Dalam pengembangannya dengan muatan teknologi terbarukan, sambil mengelolah alam untuk kehidupan sosial ekonomi masyarakat menjawab tuntutan zaman dalam berakselerasi di Revolusi Industri 4.0.

Ikuti Juga: Video Obor Pangan Lestari ( #Opal ), #MKRPL #Tagrimart

Salah satu ITP yang memanfaatan media sederhana tersedia di alam, tanpa menggunakan tanah. Pengembangan pertanian tanpa menggunakan media tanah atau lebih dikenal Hidroponik, dengan memanfaatkan air yang masih banyak belum terberdayakan, kita hasilkan sayuran sehat dan sangat mudah di kontrol.Teknologi ini, diharapkan dapat terimplementasi skala rumah tangga tani, tutur kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara.

Masih menurut Dr.Yusuf, MP., saat ini BPTP Sulawesi Utara, terus kembangkan OPAL yang ada di BPTP Sulawesi Utara. Hal ini sangat baik, karena dengan kehadiran anak-anak Milenial, siswa-siswi SMK Pertanian Kalasey, yang belajar Inovasi Teknologi menjawab pertanian #MajuMandiriModeren generasi milenial pertanian dapat berkontribusi dalam pembangunan kedepan.

Ikuti Juga: Manfaatkan Pekarangan Rumah Tangga sebagai Ekologi Keluarga untuk Merawat Bumi Rumah Kita Bersama (By #Artur2012)

Pagi ini lewat kegiatan OPAL Kepala BPTP Sulut Dr. Ir. Yusuf, M.P melakukan Panen Sayur bersama Siswa-Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian (SMK-P) Kalasey, yang sedang menimbah ilmu lewat Praktek kerja lapangan di BPTP Sulut. Tanaman sayuran pocai, bayam merah dan kangkung. Keunggulan teknik budidaya sistim hidroponik atau budidaya tanaman tanpa media tanah, sangat potensi dan mudah dilaksanakan.

Dalam kegiatan panen diikuti oleh para siswa, penanggung jawab kegiatan, KSPP, Penyuluh Peneliti Litkayasa dan administrasi (*artur)

Umur Panen Beberapa Tanaman Hidroponik

No

Jenis Tanaman

Umur Panen

1

Caisin/Sawi

40-60 hst

2

Sawi Putih

30-60 hst

3

Selada Hijau

45-50 hst

4

Bayam

30-40 hst

5

Kangkung

27-35 hst

6

Daun Bawang

80-90 hss

7

Terong

70-80 hss

8

Tomat

65-75 hss

9

Cabe

65-75 hss

10

Pare

60-70 hss

11

Ketimun

60-70 hss

12

Gambas/ Oyong

80-90 hss

sumber: berbagai sumber media on line