JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sulawesi Utara Gelarkan Gerakan Tanam Varietas Unggul Baru Jagung Hibrida

Minahasa Utara,18 Oktober 2019.

Bertempat di kawasan Matungkas dan Suwaan Minahasa Utara, tepatnya di kelompok tani Abdi Tani Makmur, pada luas lahan 5 ha, Kementerian Pertanian melalui Balit Serealia dan BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, menggelarkan teknologi produksi benih varietas unggul baru (VUB) Jagung Hibrida. Program ini bertujuan untuk menjadikan benih unggul baru karya anak bangsa,menjadi “Raja” di rumahnya sendiri.  

Setelah dibuka dengan doa oleh Pdt.Nova Makaharap-Jacob, STh, dilanjutkan dengan sambutan pemerintah Minahasa Utara, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, sekretaris daerah Minahasa Utara, Drs. Allan Mingkit. Beliau atas nama ibu Bupati Vonny Panambunan, menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini di Minahasa Utara.

Masih menurut Allan, bahwa dengan hadirnya kegiatan ini akan menunjang program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Minahasa Utara. Turis asing berberkunjung di Minahasa Utara posisi terakhir sudah sampai 52 ribu. Dan komoditas jagung menjadi sumber penganan yang diminati. Dengan hadirnya keragaan beberapa varietas jagung yang digelar seperti ada jagung pulo putih dan pulo unggu dan jagung manis lainnya karya anak bangsa, kita sambut baik di Minahasa Utara.

Dr. Yusuf, kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, sebagai sumber inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi di Sulawesi Utara, sangat mendukung program ini, dari sisi pendampingan teknologi. Kata Yusuf, bahwa produktivitas akan maksimal, bila sinergis antara komponen-komponen teknologi produksinya.

Terkait teknologi produksi Jagung Hibrida, Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara sudah mengkajinya selama 3 tahun. Masing-masing: di Minahasa Utara ini, di Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan dan Bolmong dan hasilnya diatas rata-rata produksi. Untuk itu Yusuf optimis dengan kepercayaan Kementerian Pertanian, kita di Sulawesi Utara kita siap sukseskan produksi benih jagung hibrida hasil karya anak bangsa kita.

Sementara Kepala Balai Penelitian Serealia Dr. Muhamad Azrai, penempatkan kegiatan ini di Sulawesi Utara, karena prestasi yang kita amati selang 3 tahun terakhir ini kita melakukan kegiatan perbanyakan di Sulawesi Utara dan sangat baik. Untuk itu, saya mengusulkan ke atasan untuk 400 ha produksi di tahun ini kalau bisa 200 ha-nya di Sulawesi Utara. Dan kita syukuri itu terealisasi, ungkap Azrai.

Lanjut beliau, terkait dengan prestasi ini, beliau juga memberikan bantuan benih hibrida lagi sebanyak 3.000 kg untuk dibagikan di Sulawesi Utara. Untuk itu, beliau mendorong pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, untuk segera membuat surat untuk fasilitas bantuan benih ini. Harap beliau dengan bantuan ini agar dimanfaatkan dengan baik oleh petani.

Kegiatan Gelar teknologi yang dilaksanakan di Minahasa Utara ini, dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang di wakilli oleh Ir. Novly Wowiling, MSi. dalam sambutan, beliau apresiasi akan kebijakan Kementerian Pertanin melaksanakan gelar teknologi  produksi benih jagung hibrida di Sulawesi Utara.

Lanjut Novly bahwa, kalua berbicara soal produksi jagung, kita di Sulawesi Utara bukan hal baru dan harus didorong-dorong lagi. Karena Sulawesi Utara selain sudah memproduksi untuk kebutuhan sendiri daerah, baik konsumsi dan untuk pakan ternak, kita juga termasuk suplayer ke daerah lain, termasuk di Gorontalo, hanya kita sedikit kalah brand saja, imbuhnya. Intinya bahwa ketika program itu berjalan, nilai tambah itu dimiliki petani kita.

Masih menurut Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut, bila kita melihat realisasi tanam Sulut tahun 2017/2018 mencapai 325 ribu ha dengan pencapaian produksi 1,2 juta ton. Jadi permasalahan disini adalah soal ketersediaan benih untuk ditanam. Yang terjadi saat ini, ketika petani sudah akan menanam, baik monoculture atau tumpeng sari, sangat terasa ketersediaan benih yang kurang.

Bertalian dengan kekurangan benih, pihaknya telah mengupayakan melalui direktur perbenihan, namun dari informasi bahwa memang benih sudah agak terbatas. Mengutip pernyampaian kepala Balitserealia Baros, akan membantu benih jagung, dan menyiapkan surat permohonannya, dalam sedikit canda Wowiling menyampaikan tidak lama. Sebentar suratnya sudah sampai di ruangan pak Azrai.

Wowiling kembali mengingatkan dan berharap agar sinergitas Balitbangtan dan dinas dalam rangka menyiapkan demplot untuk keragaan jagung produksi, dalam rangka kunjungan kerja bapak Presiden Joko Widodo di Sulawesi Utara, yang diagendakan pada Desember ini. Beliau berharap agar kegiatan ini dapat dipersiapkan untuk pelaksanaan panen perdana nanti.

Kegiatan yang dilanjutkan dengan penanaman perdana di lahan demplot perbenihan milik kelompok tani Abdi Tani Mandiri Minahasa Utara. Peragaan penanaman dengan menggunakan alat tanam benih jagung (corn planter ) paket bantuan dinas pertanian pada petani. Kepala Dinas Pertanian Provinsi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Dekan Fakultas Pertanian Unsrat, Pihak TNI, Karantina Pertanian, Asisten Bidang Perekonomian Minahasa Utara, Camat, Petani dan Ka Balitserealia di Maros dan Kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara.

IKUTI VIDEO : Kita Bumikan...

Sebelum melakukan penanaman, peserta menggemakan yel-yel “Kita Bumikan Benih Jagung Hibrida Nasional di Sulawesi Utara” dan mendapat sambutan meriah dari peserta dan media yang meliput kegiatan ini.(*artur)