JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Open House Obor Pangan Lestari di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara

Kalasey, 11 Oktober 2019---Tugas utama Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, sebagai sumber inovasi teknologi spesifik lokalita di daerah, harus menjadi warna dalam dinamika pembangunan pertanian di Sulawesi Utara.

Dr.Ir.Yusuf,MP. kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, saat memberikan sambutan dan arahan pada peserta yang hadir dalam open house dan louncing Obor Pangan Lestari (Opal) di kantor BPTP Sulawesi Utara menjelaskan: bahwa tugas dan fungsi institusi yang di pimpin beliau adalah, sebagai sumber inovasi teknologi spesifik local yang harus menjadi solusi kebutuhan inovasi masyarakat di Sulawesi Utara.

Inovasi teknologi spesifik hasil karya para pengkaji disajikan dalam kegiatan yang di show window-kan dilapangan dan diformulasi dalam bentuk Opal. Kegiatan tersebut menampilkan ketersediaan pangan sehat dan berkelanjutan dihadirkan untuk dicontohi oleh pelaku antara, pelaku utama dan pelaku usaha, dan mudah diakses.

Masih menurut Yusuf, bahwa kekuatan bangsa kita Indonesia adalah kekayaan sumberdaya alam dan keragaman tanaman pertanian negeri kita. Kita harus kelola untuk kepentingan anak bangsa kita. Negara kuat, berdaulat pangan dan harus makan makanan sehat dan bernilai gizi dari negeri kita.

Kedepan negara-negara industry pasti akan tertuju pada negara agraris. Untuk itu, kita harus siap menghadapinya, dengan kekuatan tubuh yang sehat dan mengkonsumsi pangan bergizi, hasil pekarangan kita sendiri.

Yusuf, apresiasi panitia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Yang mulanya di design untuk bersanding dengan kegiatan dalam rangka hari ulang tahun provinsi Sulawesi Utara. Namun karena perhelatan tingkat provinsi, di tarik kegiatannya dilaksanakan di Jakarta, maka persandingannya tidak terwujud. Beliau apresiasi panitia, karena dapat menformulasi kegiatan yang lebih menarik lagi kita lakukan di rumah sendiri dan focus pada inovasi teknologi karya para pengkaji di BPTP.

Dalam kesempatan ini, Yusuf, menyerahkan buku 600 Inovasi Teknologi hasil anak bangsa di Badan Litbang Pertanian untuk daerah-daerah di Sulawesi Utara yang secara simbolis diserahkan kepada Minahasa Utara mewakili daerah-daerah yang hadir dan diterima oleh Kabid Bun Minahasa Utara Syanne Kandow. Yusuf berpesan bahwa semua daerah akan mendapatkan dan kiranya itu dapat dipanduani untuk diterapkan sambil membangun komunikasi dengan para pengkaji di Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara.

Di tempat yang sama, Ir.Rita Novarianto,MSi, menjelaskan bahwa panitia yang terdiri dari kegiatan expose dan Tagrimart  telah mengagendakan kegiatan ini dengan: demo Pembuatan ES Krim Ubi Jalar, Pembuatan kripik Bayam, Pembuatan Kue berbahan baku beras, Sambung pucuk pala (grafting), show window keragaan tanaman sayuran dilapangan baik tanam melalui media hidroponik sampai media polybag, dan teknik pemeliharaan kelinci sebagai sumber daging sehat.

Janny Sumampow, SPi. Saat ditemui di lokasi kegiatan apresiasi kegiatan ini dan berharap agar para peserta dapat memaknai dan melakukan. Karena menurut Sumampow, yang hadir banyakan adalah pelaku utama atau penyuluh pertanian, untuk itu perlu mereka menjadi agen penderas yang baik, setelah mengikuti kegiatan di sini, imbuhnya.

BACA JUGA: Kekuatan Pangan Harus Disiapkan...

Penanggung jawab kegiatan penelitian dan pengkajian (Litkaji), kasie KSPP Victor D. Tutut, SPi.MSi. mengakui bahwa kegiatan ini belum optimal dan masih banyak hal yang harus dibenahi bersama kedepan, agar kesiapan akan lebih baik lagi. Dan beliau berharap agar panitia dan tim litkaji untuk mengambil makna dan melakukan evaluasi untuk perbaikan kedepan.

Open House dan Louncing Opal di BPTP Sulawesi Utara dihadiri oleh para pelaku antara dari beberapa kabupaten kota yang dapat hadir, KTNA, Poktan dan Penyuluh dan Peneliti di BPTP Sulawesi Utara.(*Artur)