JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Yusuf di Daulat Membuka Pekan Daerah (PEDA) KTNA Kabupaten Minahasa Utara

 

Minut, 27 Septermber 2019.---Bertempat di objek wisata Lembean, desa Lembean kabupaten Minahasa Utara, Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di buka. Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, Dr. Ir. Yusuf, MP., yang terundang sebagai nara  sumber bersama jajaran stakeholders, secara mendadak didaulat untuk membuka acara atas nama Kementerian Pertanian.

Suasana pembukaan oleh D.Ir.Yusuf,MP. Kepala Balitbangtan BPTP Sulut (foto:Arnold C.Turang)

Dengan mengambil tema “Petani Maju, Petani Tangguh, Petani Keren” para KTNA di kabupaten Minahasa Utara, mengikuti acara yang diramu dalam bentuk pemaparan para stakeholder penggerak pertanian di Kabupaten Minahasa Utara dan Provinsi, temu wicara, rembuk utama KTNA dan gelar teknologi yang dirancang oleh para petani dengan penerapan inovasi teknologi smart menghadapi musim kemarau.

Yusuf dalam sambutan, memberikan apresiasi pada Panitia Peda KTNA Minahasa Utara. menurut Yusuf, Minahasa Utara adalah daerah pertama di Sulawesi Utara yang sudah melaksanakan Peda, ditengah kondisi iklim ekstrim Peda disiapkan oleh KTNA. Ini luar biasa, karena kondisi dimana petani lain sedang berpikir menyikapi iklim, petani Minahasa Utara justru mengacarakan Peda dengan keragaan tanaman hortikultura yang sebentar lagi akan kita kunjungi.

Lanjut Yusuf, memang Pekan daerah adalah ajang para petani untuk memperkenalkan keunggulan dari kearifan local daerah dan sebagai kompetisi kemampuan petani mengimplementasikan inovasi teknologi pertanian. Sekalipun secara Nasional panas melanda negeri dan berita kebakaran yang memprihatinkan dan menyita energy terjadi di daerah saudara-saudara kita, petani kita dapat memanfaatkan peluang dan berkontribusi panen dan panen. Ini suatu keniscayaan dan luar biasa dan harus kita apresiasi.

Masih menurut Yusuf, ini suatu kepekaan luar biasa dari KTNA Minahasa Utara, dalam membaca peluang dari ekspresi perubahan alam. Sehingga kondisi iklim ekstrim seperti ini, petani menangkap perubahan dan mengelolahnya menjadi peluang yang manis dan bisa benevit hingga 300 persen, mengutip pernyataan ketua panitia. Artinya ketika orang lain atau petani lain tidak berdaya karena kondisi iklim ekstrim, petani Minut bergerak dan berbuat.

Dalam kesempatan yang sama, kata Yusuf: sebagai UPT Pusat di daerah, BPTP Balitbangan Sulawesi Utara dengan tugas ganda yaitu sebagai sumber inovasi teknologi, dan sebagai mediator melakukan diseminasi inovasi teknologi spesifik lokasi. Untuk itu kata Yusuf beliau dan jajaran pengkaji di BPTP, dalam melayani terkait inovasi teknologi pertanian, on line hand phon satu kali 24 jam.

Sebagai sumber inovasi teknologi, kami didukung dengan Sumberdaya Manusia Pertanian dengan kepakaran spesifik lokasi dengan gelar Ahli Peneliti dan Penyuluh Utama yang dalam dunia perguruan tinggi gelar sebagai professor. Teman-teman siap melayani mendampinggi petani dalam mengembangkan inovasi teknologi yang smart. Untuk itu mari kita bangun komunikasi dan saling menginformasikan untuk pertanian di Sulawesi Utara.

Sebelum mengetuk palu tanda Peda KTNA dibuka, Yusuf memberikan secara simbolis buku 600 inovasi teknologi pertanian siap digunakan kepada kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minahasa Utara Ir. Wankge Karundeng, MM. dan mendapat sambuatan dari daerah-daerah yang terundang sebagai peninjau seperti Minahasa, Minahasa Selatan, Mitra, Tomohon dan Bolmong.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Wangke S. Karundeng, MAP. mengapresiasi kehadiran Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara dan stakeholders lainnya serta panitia Peda KTNA Minahasa Utara yang telah melaksanakan kegiatan ini. Peda, kata Wangke, adalah ajang kompetisi KTNA Minahasa Utara menuju Pekan Nasional (Penas) di Sumatra Barat tepatnya di Padang.

Harap Wangke, agar agenda yang sudah diatur dan dipersiapkan oleh Panitia, agar laksanakan dan tunjukkan bahwa Minahasa Utara siap sukseskan Penas dengan keragaan kemampuan para KTNA. Dan pada acara ini kita seleksi dan persiapkan dengan baik.

Sementara Ketua KTNA Provinsi Sulawesi Utara Sammy Karokaro, apresiasi kesiapan KTNA Minahasa Utara yang cepat membaca tanda-tanda alam sehingga sudah melaksanakan Peda, mendahului daerah lain, di tengah kondisi iklim seperti ini. Sammy juga apresiasi kehadiran para stakeholders yang dapat memberikan waktu bersama petani Minahasa Utara. mari kita tangkap peluang-peluang sinergis bersama para pelaku pertanian dan kita bersanding dalam membangun pertanian di Sulawesi Utara. "Petani tidak kemana-mana, tapi ada dimana-mana", ucap Sammy.

Kegiatan Peda yang ikuti oleh para KTNA di Minahasa Utara, Peninjau dari perwakilan daerah di Sulawesi Utara, Penyuluh Pertanian Pendamping dan pelaku bisnis dan peternakan di Minahasa Utara, Peneliti dan Penyuluh Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, Dinas Provinsi serta pemerintah kecamatan dan kelurahan sebagai tuan rumah. (*artur)