JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara Soft Opening OPAL

Selasa, 16 Juli 2019.---Dalam suasana canda tawaria tapi serius, kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, Dr. Ir. Yusuf, MP. melakukan penebaran ikan mujair (Oreochromis mossambicus) dan (Oreochromis niloticus) serta Ikan Lele (Clarias) di kolam-kolam milik kantor BPTP Sulawesi Utara, dalam acara soft opening Obor Pangan Lestari (Opal) KRPL dan Tagrimart (15/07).

Yusuf, yang didampingi oleh Kasie KSPP dan ketua-ketua kelompok pengkaji (Kelji), menjelaskan bahwa: tujuan dari Soft Opening Obor Pangan Lestari (OPAL) secara internal, dan penebaran ikan ini, adalah untuk memberikan penegasan akan keseriusan dari Balai serta para pegawai akan komintmen bersama masing-masing kelompok pengkaji, untuk memberdayakan asset milik Negara dengan keragaan tanaman pekarangan.

Lanjut Yusuf, ini bentuk komitmen dan dukungan Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara untuk menghilir deraskan inovasi teknologi produksi komoditas sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, untuk ketersediaan pangan skala rumah tangga. Dengan keragaan tanaman memanfaatkan potensi pekarangan, baik langsung tanam dalam tanah dan melalui media/wadah polybag untuk halaman berbeton, dan pemanfaatan limbah plastic, diharapkan akan menjadi contoh disekitar kita.

Klik Edisi Video

Masih menurut Yusuf: saat dikonfirmasi harapan untuk ASN dan para pengkaji: “saya tegaskan juga untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di BPTP Sulawesi Utara, agar model kegiatan yang dikembangkan di pekarangan kantor dan di kemas dalam kegiatan Obor Pangan Lestari (Opal), direplikasikan di rumah masing-masing ASN. Terutama para penyuluh, saya tegaskan ini harus jadi model laboratorium diseminasi di rumah, setiap penyuluh pertanian (PP). Untuk itu penanggung jawab Opal, KRPL dan Tagrimart, agar siapkan benih dan bibit untuk dibagikan pada teman-teman di kantor.

Diakhir diskusi dengan Yusuf saat Soft Opening Opal di BPTP Sulawesi Utara, beliau berharap: dengan dibukanya kegiatan Opal ini, diharapkan akan menjadi contoh di sekitar kantor, dan bagi instansi terkait dan lintas pertanian yang juga sering berkunjung di kantor BPTP Sulawesi Utara. Dan hal penting lagi bahwa kita tidak hanya ingin menigkatkan pendapatan masyarakat, tapi juga bagaimana menurunkan pengeluaran rumah tangga.

Ditempat yang sama, Ketua Kelompok Pengkaji Sosek Agribisnis Ir. Jantje G. Kindangen, MS. memapresiasi inisiasi Dr. Ir. Yusuf, MP. karena lahan yang relative terbengkalai selama lebih kurang 15-20 tahun, dapat disulap menjadi lahan produktif dengan kolam dan keragaan tanaman kebutuhan rumah tangga. Untuk itu, saya juga di Kelji Sosek telah menata lokasi bersama teman-teman, keragaman tanaman dan sudah dipertimbangkan sesuai kebutuhan keluarga, sehingga ada bahan tulisan untuk dianalisa skala keluarga seperti apa nantinya.

Kegiatan soft opening Opal dihadiri oleh ketua-ketua kelompok pengkaji di Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, koordinator Penyuluh Pertanian, Kasie KSPP, Koordinator Peneliti, Teknisi Guru Taman kanak-kanak Melati. (*artur)