JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Wujudkan Komitmen: Efisien Efektif Bekerja dan Pertahankan Kualitas Laporan Keuangan Melalui Verifikasi yang Handal

Qualiti Hotel Manado, 9 Juni 2019.---Kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, Dr.Ir. Yusuf, MP. membuka Workshop Penyusunan Laporan Keuangan (LK) tingkat satuan kerja Kementerian Pertanian semester I tahun 2019 di Manado.

“Kita berupaya wujudkan komitmen dan sinergitas para pengelola keuangan negara, khususnya dalam rangka menyusun laporan keuangan (LK) dan laporan Barang Milik Negara (BMN) yang lebih berkualitas, melalui proses verifikasi yang handal. Dengan basis data yang akurat melalui e-Rekon dan LK, kita wujudkan komitmen ini” kata Yusuf.

Kementerian Pertanian telah secara resmi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan (LK) Kemtan tahun Anggaran 2018 pada tanggal 11 Juni 2019.

Syukur Alhamdulila, berkat kerja keras Kementerian Pertanian bersama segenap jajaran pengelolaan keuangan dan perlengkapan: dari tingkat satuan Kerja (Satker), wilayah, eselon I sampai dengan Kementerian, dapat mempertahankan kualitas Laporan Keuangan dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ini adalah sejarah baru bagi Kementerian Pertanian, dengan memperoleh opini terbaik dari BPK, selama 3 (tiga) tahun berturut-turut. Untuk itu, setelah opini ini diperoleh, kita harus segera selesaikan pekerjaan rumah dalam LHP tersebut, berupa tindak lanjut atas rekomendasi dalam LHP BPK atas LK. Baik LHP TA. 2018, maupun tahun-tahun sebelumnya.

Kita ketahui bahwa, trend tindak lanjut atas rekomendasi dalam LHP BPK atas LK yang sudah diselesaikan secara tuntas adalah LHP BPK atas LK yang terbit pada tahun 2004 saja. Hal ini, harus menjadi perhatian yang serius, kata Yusuf.

Yusuf, mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi atas sinergitas dalam pelaksanaan proses verivikasi dan reviu LK di tingkat satker, yang dilakukan dengan baik dan optimal, sebelum di diunggah dalam aplikasi e-rekon dan LK. Diharapkan akan memberikan perbaikan kualitas LK tingkat satker. Dan akan meningkatkan kualitas LK tingkat Wilayah, eselon I dan Kementerian.

Kita tidak luput dari tantangan, untuk mencapai hasil terkait. Tapi dengan sinegitas dan komitmen kita bersama, untuk mencapai hasil terbaik, akan kita gapai. Semoga satker sebanyak 186 yang inaktif, yang memiliki asset berdasarkan aplikasi rekon dan LK akan tuntas. Kerjakeras dan kerjasama kita dalam mengawal proses update data atas masalah satker inaktif, pasti akan selesai, semoga, tutup Yusuf.

Pelaksanaan pembukaan diikuti oleh Pejabat Bidang Pelaporan Keuangan dan Barang Eselon I dari Badan Karantina Pertanian, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Tim Review dari Inspektorat Jenderal Kementerian  Pertanian, para Verifikator SAIBA dan SIMAK BMN, serta para Operator SAIBA dan SAIMAK tingkat Satker lingkup pertanian Provinsi Sulut.(*Artur)