JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dua Perusahaan Tambang Emas di Sulawesi Utara Laksanakan Panen Benih Jagung Hibrida Nasa 29 di Minahasa Utara

Desa Winuri Likupang 18 Juni 2019---Program kerjasama PT.MSM-PT.TNT, Archi Group bekerjasaman dengan sumber teknologi Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara  dan Balit Serealia, hasilkan benih unggul sendiri untuk penuhi kebutuhan petani binaan di lingkar tambang.

Pihak Managemen dalam hal ini David Sompie, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena berhasil membantu petani binaan untuk permasalahan ketersediaan benih unggul Jagung. Lanjut Sompie, bahwa kegiatan ini adalah komitmen dari perusahaan untuk masyarakat lingkar tambang.

Masyarakat tidak semua dapat kami libatkan dalam aktivitas di tambang. Tapi kami bangun kerjasama agar masyarakat sekitar terlibat dalam kegiatan usaha di sekitar. Kegiatan ini harus ditekuni dan dikembangkan secara berkelanjutan. Kami bisa saja pensiun sebagai pekerja, tapi kegiatan usaha ini, bila kita jaga itu akan berkelanjutan.

Komitmen kami, tidak hanya produksi benih jagung unggul dan pengembangannya, tapi juga untuk pengembangan kegiatan peternakan ayam kampung unggul balitbangtan (KUB), yang akan kita kembangkan di sini, juga kegiatan-kegiatan lain untuk pemberdayaan masyarakat di lingkar tambang, tutup David.

Ditempat yang sama, Dr. Muhammad Azrai, SP, MP., selaku Peneliti yang temukan varietas ini, berharap agar pihak perusahaan lanjutkan dengan Lisiensi untuk produk ini. Bapak Presiden melalui menteri Pertanian meminta untuk permudah ketersediaan benih di setiap daerah. Dan itu harus dilakukan pengawalan ketat oleh pihak BPTP, kerjasama dengan BPSB di daerah.

Peliseis dari daerah akan dipermudah, bila ada rekomendasi dari BPTP sebagai pihak pegawal. Karena untuk peroduksi benih tidak mudah. Balitbangtan Balit Serealia sebagai penghasil teknologi, dan di ujikaji BPTP, untuk hasilkan teknologi spesifik lokasi.

Asrai menantang pihak perusahaan untuk melakukan lisensi*], karena dengan demikian kita bebas produksi dan akan berkontribusi besar untuk petani. Beliau mencotohkan, dengan harga benih jagung hiberida Rp.80-an ribu, bila kita jual saja Rp. 40-ribu, kita sudah bantu petani sebesar Rp.30-ribu, tutup Asrai.

Sementara kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara Dr. Ir. Yusuf, MP.,apresiasi kerjasama ini, dan mendorong pihak perusahaan dan poktan dan petani agar potensi ini kita terus bangun dan kembangkan sampai usaha peternakan. Sehingga bila satu simpul kurang bagus, mensubtitusi simpul lain.

54 kelompok tani ternak dan 38 poktan, adalah potensi yang harus dioptimalkan dan bangu terus persandingan dengan mitra agar usaha pengembangan masyarakat linkar tambang akan terus berkelanjutan.

Dari 2,5 ha yang kita ujicoba di lokasi ini, dengan semangat kita bersanding dengan baik hasilnya akan baik. Dari testimony petani yang mengikuti inovasi teknologi yang diterapkan, berhasil produksi 2,5 ton dalam luasan 0,5 ha. Harapan saya, dengan 54 poktan yang ada bila kita menjadi produsen benih, maka bukan tidak mungkin, kita akan suplay benih ke tetangga kita Gorontalo,Palu bahkan ke Philipina.

Panen perdana calon benih Jagung Hibrida Nakula Sadewa (Nasa) 29, langsung hadirkan  peneliti penemu varietas ini Dr. Muhammad Azrai, SP, MP. kepala Balit Serealia Maros, Kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara Dr.Ir. Yusuf, MP., David Sompie mewakili Managemen PT. MSM-PT.TTN Utara, dan Kepala dinas SDM Prov Sulut, Kadis Pertanian Minahasa Utara, petani dan kelompok tani di lingkar tambang (*Artur)

*] Baca: http://www.pengertianku.net/2018/02/pengertian-lisensi-dan-manfaatnya.html