JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara dan Balitpalma Manado Bangun Komitmen Optimalisasikan IPPTP Pandu

Pandu, 11 Juni 2019.---Tindak lanjut hasil pertemuan bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di Jakarta (27/5/’19), Balitbangtan Balitpalma Mapanget dan BPTP Sulawesi Utara, komit untuk menyandingkan program konkrit, untuk mengoptimalisasikan kegiatan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Tekologi Pertanian (IPPTP-Pandu).

Dari laporan kepala IPPTP Pandu, Ir. Ibrahim E. Malia, M.Agr., bahwa kebun pandu dengan luas 92 ha, dengan keragaman tanaman 92 ha, dihiasi dengan tanaman utama Kelapa, Aren, Lada, Pala, Pisang, Koleksi SDG Perbenihan Perkebunan Cengkeh dan Pala, Peternakan Sapi, Babi, Kambing, kelinci, adalah potensi yang masih harus didorong untuk berkontribusi dalam kegiatan litkaji kedepan.

Menurut Malia, dengan kondisi sumberdaya manusia yang ada di IPPTP Pandu 18 orang, S2 1 orang dan S1 satu orang serta tenaga teknis D1, satu orang dan dominasi SLTA 7 orang dan tenaga kebun SD 2 orang, adalah relative perlu dilakukan perbaikan alokasi SDM.Potensi ini adalah akan lebih baik bila dilakukan persandingan dengan saudara kami Balitpalma dan BPTP Sulawesi Utara.

Di tempat yang sama, kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara, Dr. Ir. Yusuf, MP. saat menyambut laporan kepala IPPTP Pandu, mengungkapkan bahwa: dengan naiknya status Kebun Percobaan menjadi IPPTP, menjadi entri point awal persandingan antara Balitpalma dan BPTP Sulawesi Utara untuk optimalisasi IPPTP Pandu. 

Lanjut Yusuf, dengan status IPPTP, yang kegiatannya melakukan Penelitian dan Pengkajian, akan bersanding dengan baik dengan saudara kita Balitpalma yang menghasilkan inovasi teknologi per-Kelapaan, Aren, Pinang, akan terimplementasi di IPPTP Pandu. Kita bangun sinergy untuk hilirderaskan inovasi Balitbangtan bagi masyarakat.

Kepala Balai Penelitian Palma Dr.Ir. Ismail Maskromo, M.Si menyambut baik inisiasi yang terlaksana saat ini. Ismail, memberikan masukkan-masukkan untuk persandingan program dalam rangka optimalisasi IPPTP Pandu. Sebagai kakak tertua dari institusi ini, sebagai saran untuk rencana pengembangan IPPTP Pandu sebagai pusat Litkaji dan Visitor Inovasi Teknologi Balitbangtan, untuk kita bersama optimalkan.

Lanjut Maskromo, tanaman ikon Sulawesi Utara yaitu kelapa, kita pertahankan yang protensi produktif dengan pengelolaan kembali. Kita rawat kembangkan tanaman-tanamannya, agar dia memberikan hasil baik bagi kita. Sambil kita menata,merawat, meneliti, mengkaji,juga kita hadirkan Situs Wisata Agro di IPPT Pandu.

Yusuf, saat menutup pertemuan kembali mengingatkan kepala IPPT Pandu, bahwa kegiatan ini, kita mulai sekarang dan target bulan ini sudah ada perubahannya. Dan “Kita bukan hanya lembaga meneliti dan mengkaji, tapi kita juga harus hadirkan inovasi teknologi Balitbangtan dalam kemasan situs wisata agro yang ada di Sulawesi Utara”, tutup Yusuf.

Waktu tidak terasa, dan masih banyak hal yang harus dirumuskan untuk komitmen optimalisasi IPPTP Pandu, sehingga telah disepakati untuk mengagendakan pertemuan rutin yang akan diagendakan lagi dengan kakak tertua Balitbangtan BPTP Sulawesi Utara (*artur).