JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Perkembangan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan Di Kota Tomohon

Tomohon 12 April 2019---Bunga krisan mempunyai prospek yang sangat baik di Kota Tomohon, terutama mendukung event nasional maupun internasional bunga di Kota Tomohon sudah menjadi agenda rutin tahunan.  Kota Tomohon sudah mencanangkan sebagai “Kota Bunga” dan menggelar berbagai event atau acara diantaranya TIFF  yang dilakukan setiap tahun.

Balitbangtan melalui Balithi dan BPTP Sulawesi Utara bekerja sama dengan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan “Matuari” telah mengembangkan varietas Jayani, Asmarini, Cayapati, Irana, Yulita, Dahayu, Awlani, Sintanur, Harianti, Arasuko, dan Cintia.

Sebagai tindak lanjut kegiatan pembinaan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2018 di Show Window Dinas Pertanian Kota Tomohon, menurut Ketua Kelompok Tani Matuari Bapak Indra Salam bahwa Kelompok Tani Matuari telah memproduksi dan menyalurkan benih krisan hingga saat ini sudah mencapai 40.000 stek. Namun benih yang disalurkan belum memenuhi kebutuhan semua petani krisan, apalagi untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka kegiatan TIFF bulan Agustus 2019 mendatang.

Keberadaan penangkar benih krisan di Kota Tomohon sangat penting, dimana ketersediaan benih krisan di Kota Tomohon petani dapat memperoleh benih krisan yang segar sehingga tingkat mortalitas benih rendah dibandingkan dengan benih yang didatangkan dari luar daerah. Disamping itu kelebihan dari ketersediaan benih di Kota Tomohon, petani dapat mengatur jumlah pesanan benih dan diambil secara bertahap sesuai kesiapan lahan dan tenaga kerja yang tersedia. Masih menurut Ketua Kelompok Matuari, jika dilihat dari harga benih krisan yang dibeli dari kelompok penangkar di Kota Tomohon yaitu Rp 400/stek lebih murah dibandingkan dengan benih dari luar daerah dengan harga Rp 475/stek.

Selain kelompok tani Matuari terdapat 3 kelompok tani lain yang dikukuhkan sebagai kelompok tani penangkar benih krisan yaitu Kelompok Tani Kerklely, Suka Maju dan Ranoantangkor. Namun ketiga kelompok tani tersebut masih dalam proses pemeliharaan mother plant, dimana menurut Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kota Tomohon masing-masing kelompok mendapatkan benih krisan sebagai mother plant dari Balithi sebanyak 5.000 stek. Dengan adanya beberapa kelompok penangkar benih krisan diharapkan dapat menunjang ketersediaan benih yang dibutuhkan petani terutama menjelang kegiatan TIFF.(*HumasPPID)

Sumber: Laporan Kunjungan Petani oleh Louise A. Matindas dan Sudarti.