JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Yusuf Bekali ASN Generasi Milenial Agar Siap Memainkan Peran Pada Revolusi 4.0

Pandu, 28 Pebruari 2019---Disela-sela kesibukan tugas kerja harian kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara Dr.Ir. Yusuf,MP., beliau mengambil waktu untuk mendampingi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditempatkan di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, untuk melihat dari dekat potensi dan kegiatan yang dilaksanakan di Kebun Percobaan (KP) Pandu.

Menurut Yusuf, saat dikontak oleh pelaksana PPID dan Humas bahwa: ini penting bagi adik-adik ASN generasi milenial, yang akan menghadapi revolusi 4.0 (industri generasi keempat) . Mereka harus dibekali dengan fakta lapangan yang dimulai dengan mengenali aset dan potensi BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, dimasa orientasi.

Mereka harus melihat dari dekat fakta lapangan, yang menanti untuk menjadi sarana berinovasi, sesuai tupoksinya, sehingga akan membuka cakrawala kreatifitas berpikir dan bertindak mereka, untuk #Bekerja dan #TerusBerinovasi.

Jam 12.00 Yusuf dan ASN yang menjalani masa orientasi, meluncur menuju KP-Pandu. Menurut Mira dan Angel yang adalah calon peneliti: mereka didorong pimpinan, untuk membiasakan diri menulis. Itu di amini oleh Darwin dan Elis, yang adalah calon teknisi litkayasa dan calon analis laboratorium.

Yusuf, dalam arahan: memberikan motivasi “ Pekerjaan kita tidak semata di kantoran (indoor), tapi juga di luar kantor (Outdoor). Ini penting diketahui dan dimaknai orientasi kerja adik-adik ketika mengambil keputusan bergabung dengan Badan Litbang Pertanian”.

Sebagai calon peneliti, adik-adik harus kembangkan mindeset (pola berpikir) anda kelak menjadi peneliti, demikian sebagai calon teknisi litkayasa dan calon analis."Dan jangan dilupakan" apa yang kamu kerja, selalu dituangkan itu dalam tulisan kamu, sebagai journal kinerja anda. Karena apa yang ditugaskan dan kita lakukan kajian itu adalah tugas negara yang harus kita kerjakan untuk kesejahteraan masyarakat dan tulis serta laporkan kesuksesannya ke masyarakat dan karyakan dalam karya ilmia seperti jurnal dan lainnya.

Untuk itu lanjut Yusuf; pelajari apa tugas dan fungsi adik-adik dan kembangkan diri menghadapi tugas kerja kedepa dan buka komunikasi aktif dengan senior-senior kamu. Pelajari yang baik teladani dan perbaiki yang kurang baik. Apa lagi adik-adik menyandang generasi milenial yang inspiratif, bukan statis. Dalam perjalanan menuju pandu yang waktu tempu lebih kurang 60 menit, tidak terasa sudah berada dikebun pandu.

Kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda, tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan. - Franklin D Roosevelt.

Di Pandu telah menanti kepala Kebun Pandu Ir. Ibrahim E. Malia,MAgr. Setelah Malia melaporkan kondisi kebun ke kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, sambil menikmati kelapa muda, Yusuf langsung  meminta untuk menelusiri  kebun, untuk melihat dari dekat apa yang dilaporkan dan yang sedang dikerjakan di lahan.

Dilahan KP-Pandu dengan luas 92 hekto are (ha), yang didominasi oleh tanaman kelapa, dimanfaatkan baru 60 ha. 2 ha untuk tanaman jenis buah-buahan seperti Sirsak varietas ratu dan varietas lokal, Pepaya Merah Delima dengan karakteristik pohon tidak tinggi dan berbuah lebat, Alvokat, umbi-ubian dan lain-lain.

Juga ada kebun koleksi Sumber daya Genetik ada 14 koleksi, 4 jenis ternak yang digunakan penelitian, tanaman Cengkeh dan bibit, Pala dan bibit Pala dan ada kawasan-kawasan yang dikhususkan untuk penelitian-penelitian in house dan tempat pengolahan hasil serta gudang perbenihan.(*Artur)

Sumber: PPID-Humas