JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Yakinkan Petani dengan Bukti Riil: Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Sulawesi Utara

Alamanda Resort, Kakaskasen I, 25 Juli 2018.---Bertempat di kota sejuk Tomohon, BPTP Sulawesi Utara melaksanakan pertemuan parapenyuluh Sulawesi Utara, yang dikemas dalam acara Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di Sulawesi Utara.

Pentingnya tugas penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, maka dalam rangka Percepatan Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Program Swasembada Pangan Nasional secara berkelanjutan, termasuk di Sulawesi Utara, maka Bimtek Peningkatan Kapasitas bagi Penyuluh Pertanian, secara nasional telah diagendakan Kementerian Pertanian termsauk di BPTP Sulawesi Utara.

Alamanda Kakaskasen I Tomohon 26 Juli 2018.---Bertempat di Kota sejuk

Bertempat di kota sejuk Tomohon, BPTP Sulawesi Utara melaksanakan pertemuan parapenyuluh Sulawesi Utara, yang dikemas dalam acara Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di Sulawesi Utara.

Pentingnya tugas penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, maka dalam rangka Percepatan Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Program Swasembada Pangan Nasional secara berkelanjutan, termasuk di Sulawesi Utara, maka Bimtek Peningkatan Kapasitas bagi Penyuluh Pertanian, secara nasional telah diagendakan Kementerian Pertanian termsauk di BPTP Sulawesi Utara.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk peningkatan kapasitas para Penyuluh Pertania (PP). Karena banyak teknik-teknik yang baru yang dapat dilaksanakan para penyuluh.Teknik-teknik yang dikemas bukan lagi melalui media cetak, tapi penyuluh diajak memanfaatkan media on line aktive interaktive.

Selain itu, tujuan peningkatan kapasitas penyuluh, juga mensinergiskan program dan percepat arus informasi teknologi agar cepat sampai ke petani. Sehingga layanan untuk petani lebih cepat dan up to date. Dalam materi juga selain oral juga dikemas dalam bentuk permainan dan fieldtrip ke kegiatan demplot yang dilakukan oleh para pengkaji di BPTP Sulut yang berada di sekitar kota Tomohon

Masih menurut Hiasinta: fakta lapangan teridentifikasi, teknologi jarwo sudah 12 tahun yang lalu diperkenalkan, tapi saat ini dilapangan berapa persen petani yang melaksanakan teknologi itu. Padahal teknologi itu sudah dikaji secara nasional. Dengan Teknologi Jarwo saja, usahatani akan ketambahan jumlah populasi tanaman dan dapat meningkatkan produksi  sampai 1 ton.

Itu baru penerapan Jarwo, belum bila kita terapkan dengan tepat mengacu pada Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), itu mulai dari Penggunaan benih unggul, sampai pasca panen, akan lebih tinggi lagi bisa  4-5 ton ketambahan  pendapatan petani, siapa yang dapat berikan itu? imbuhnya.

Acara yang dibuka oleh Kadistanak Provinsi Sulut Ir. Novly Wowiling, M.Si, Narasumber dari BBP2TP Bogor bapak Dani Medionovianto, S.Pt., M.Si. dan 100 peserta penyuluh pertanian kabupaten/kota se-Sulut termasuk penyuluh/peneliti BPTP Balitbangtan Sulut. 

Senada dengan kepala BPTP Balitbangtan Sulut Dr. Ir. Hiasinta F. J. Motulo, M.Si, Kadistanak Provinsi Sulut dalam sambutannya ketika membuka acara ini menyampaikan bahwa; dalam rangka meyakinkan petani perlu bukti-bukti yang nyata, bukan hanya secara lisan tapi harus mampu memberikan contoh-contoh riil yang luar biasa tentang inovasi teknologi yang disampaikan sehingga gaungnya ke masyarakat akan lebih efektif dan efesien, misalnya dalam bentuk demplot ataupun demfarm-demfarm.

Olehnya, penyuluh pertanian harus terus meningkatkan kapasitasnya baik dalam hal penguasaan inovasi teknologi pertanian, maupun dalam hal penguasaan teknologi Informatika yang berbasiskan Smartphone.

Disampaikan juga karena sasarannya adalah orang dewasa, maka gunakanlah pendekatan-pendekatan penyuluhan yang persuasif, yang lebih simpati dan empati terhadap keadaan/kondisi riil petani dan lapangan yang ada.

Melalui Bimtek ini diharapkan pengetahuan para penyuluh pertanian akan disegarkan lagi dan dibekali dengan materi yang terkait dengan beberapa paket teknologi spesifik lokasi, metode dan teknik penyuluhan, termasuk metode penyuluhan sekarang ini yang mengikuti kemajuan teknologi informatika, misalnya cyber extension dan penggunaan medsos dalam mendiseminasikan materi penyuluhan dengan berbasiskan smartphone, seperti cara membuat sendiri info grafis, video pendek dan foto penyuluhan dengan menggunakan HP.

Di akhir bimtek, peserta melakukan fieldtrip ke lokasi demplot pengkajian BPTP Balitbangtan Sulut yakni di TSS Bawang Merah dan di show Windows Bunga Krisan. Bertindak sebagai narasumber selain penyuluh dan peneliti dari BPTP Balitbangtan Sulut, juga penyuluh dari BBP2TP Bogor bapak Dani Medionovianto, S.Pt., M.Si.

Sumber:Tim TIK BPTP Sulut