JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
Jadilah Penyuluh Pertanian Profesional Melayani  Kebutuhan Inovasi Teknologi di Masyarakat

Jadilah Penyuluh Pertanian Profesional Melayani Kebutuhan Inovasi Teknologi di Masyarakat

Kalasey,17 Januari 2019---Guna memantapkan strategi menderashilirkan inovasi teknologi pertanian hasil Penelitian dan Pengkajian (Litkaji) Badan...

Humas Protokol Pemda Sulut Gandeng BPTP Balitbangtan Sulut Dukung Program ODSK

Humas Protokol Pemda Sulut Gandeng BPTP Balitbangtan Sulut Dukung Program ODSK

Manado, 11 Januari 2019---Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sulawesi Utara Dantje Lantang, SP, MSi, saat ditemui di ruang kerjanya,...

Kementerian Pertanian Terus Mengenjot Alsintan Untuk Peningkatan Produktivitas Usahatani

Kementerian Pertanian Terus Mengenjot Alsintan Untuk Peningkatan Produktivitas Usahatani

Manado,10 Januari 2019---Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Sulawesi Utara, sebagai sekretariat...

BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja

BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja

  Kamis, 10 Jan 2018---Memasuki hari ke sepuluh (10) bekerja, hari ini bertempat di ruang Eugenia aromaticum (Cengkeh) BPTP Balitbangtan Sulawesi...

Bawang Merah Lansuna di Panen Syerly Adelyn Sompotan

Bawang Merah Lansuna di Panen Syerly Adelyn Sompotan

Kakaskasen, 08 Januari 2018---Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, Dr.Ir.Yusuf,MP.,di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tomohon Utara,...

  • Jadilah Penyuluh Pertanian Profesional Melayani  Kebutuhan Inovasi Teknologi di Masyarakat

    Jadilah Penyuluh Pertanian Profesional Melayani Kebutuhan Inovasi Teknologi di Masyarakat

    Saturday, 19 January 2019 01:33
  • Humas Protokol Pemda Sulut Gandeng BPTP Balitbangtan Sulut Dukung Program ODSK

    Humas Protokol Pemda Sulut Gandeng BPTP Balitbangtan Sulut Dukung Program ODSK

    Sunday, 13 January 2019 10:56
  • Kementerian Pertanian Terus Mengenjot Alsintan Untuk Peningkatan Produktivitas Usahatani

    Kementerian Pertanian Terus Mengenjot Alsintan Untuk Peningkatan Produktivitas Usahatani

    Thursday, 10 January 2019 15:41
  • BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja

    BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja

    Thursday, 10 January 2019 06:37
  • Bawang Merah Lansuna di Panen Syerly Adelyn Sompotan

    Bawang Merah Lansuna di Panen Syerly Adelyn Sompotan

    Tuesday, 08 January 2019 12:29
Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi
25 Dec 2018 13:20 - Arnold C.Turang,SP.Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi

Halo, bapak ibu pelaku utama, pelaku usaha dan pelaku antara. #SalamInovasi #UtamakanPetani #FarmerFirst #KerjaPertanianPrestasiBangsa #AyoTerusBerinovasi  Dalam kesempatan ini saya Arnold C.Turang,SP. WA:085340680282 Penyuluh Pertanian (PP) di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara. Saat ini kita akan berdiskusi bersama bapak ibu saudara yang hadir, terkait dengan #TeknikPengolahanTanahuntukTanamanP [ ... ]

Selengkapnya
Kenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraa...
21 Nov 2018 01:48 - Arnold C.Turang dan YusufKenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraan Manusia

    Diderashilirkan Oleh : Arnold C. Turang dan Yusuf  Ketika mengikuti Workshop Pengelolah Informasi dan Dokumentasi lingkup Badan Litbang Pertanian yang dilaksanakan di Bekasi, Dr.Ir.Haryono,MS. yang adalah kepala Badan Litbang Pertanian di masanya, memperkenalkan pada peserta teknologi Presisi. Selanjutnya pada pertemuan akhir di Bandung, masih Workshop terkait dengan TIK, beliau yang  [ ... ]

Selengkapnya
Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi...
22 Apr 2018 04:50 - Administrator

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihka [ ... ]

Selengkapnya
Teknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi S...
20 Apr 2018 06:26 - Arnold C. Turang dan Anneke TuranganTeknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi Sawah

Produksi padi ES Inpari-24 di poktan  Reirem  Desa Sumarajar Kecamatan Langowan Timur diawali dengan persiapan benih.  Teknik penyiapan benih untuk disemai adalah sebagai berikut: Pencatatan label benih dan pelaporan pada petugas BPSB Penyiapan Benih seleksi benih : Garam dapur + Ember Perendaman + Agrimeth Masukkan Air dalam ember Plastik Besar Masukkan Benih Padi dalam Ember Besar Di [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Penanganan Panen dan Pasca Panen Jagung untuk Ting...
  • Aneka Produk Olahan Bawang Merah

Statistik Pengunjung

576524
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Keseluruhan
1080
978
2973
565286
25653
34461
576524

Your IP: 54.205.211.87
2019-01-22 22:48

Gelar 21 Varietas Krisan dan Teknologi Budidaya Krisan

Gelar 21 Varietas Krisan Unggul dan Teknologi Budidaya Krisan di Kota Tomohon
Arnold C. Turang, Ir. Bahtiar,MS.,Ir. Louise A. Matindas MP., Ir. Jeaneke Wowiling

Teknik Perbanyakan Tanaman

Tanaman Krisan, dapat diperbanyak dengan: 1. Menggunakan anakan tanaman (seperti pada Krisan Kulo dan Riri. 2. Stek Pucuk atau stek batang. 3. Melalui Kultur Jaringan Teknik perbanyakan disesuaikan dengan kondisi dan varietas serta tujuan produksi bunga.

Kebun Induk

Jarak tanam yang umum untuk tanaman Induk Krisan adalah 10 x 13 cm dan 13 x 13 cm. Pemupukan dengan pupuk cair 200 ppm N dan 200 ppm K serta berikan penambahan cahaya sekuat100 lux dengan lampu pijar atau TL yang diperlukan terus menerus selama 3-5 jam di tengah malam.

Setelah bibit tumbuh tegak kira-kira umur 2 Minggu, lakukan pemangkasan (Pemotesan) pucuk, guna meransang pertumbuhan tunas, calon stek tanaman baru. Stek di kebun bibit harus diambil sesering mungkin agar tanaman induk tidak akan cepat rusak.

Untuk tanaman Krisan Standar yang toleran hari netral seperti Riri dan Kulo, bibit yang berasal dari anakan sangat cocok untuk usahatani skala kebutuhan harian, karena bunga tidak serempak di petik.

Teknik Produksi

Stek pucuk yang sudah diambil pada tanaman induk, disemaikan pada media arang sekam. Bagian pangkal stek pucuk diolesi dengan zat perangksang akar. Setelah berakar, stek ditanam pada bedengan yang telah disiapkan untuk Krisan bunga potong.

Jarak tanam untuk krisan bunga potong tergantung musim, kultivar dan kondisi daerah tempat penanaman serta metode pengaturan bunga (stek di picing atau dibiarkan tumbuh sebagai “sigle Stem”).

Jarak tanam untuk stek 15x18 cm pada musim hujam dan stek yang dipicing. Sementara untuk produksi 1 tangkai (tanpa picing) ditanam dengan jarak tanam 13 x 15 cm di musim hujan, sementara untuk yang berdaun lebar jarak tanam 15 x 15 cm.

Selama vase pertumbuhan vegatatif, tanaman diberikan penyinaran tambahan selama 7-8 minggu untuk Krisan Bunga Potong dan 10-20 hari untuk krisan pot. Intensitas cahaya minimum 50-77 lux dan maksimum 200 lux tergantung varietas. Pemberian cahaya dilakukan pada tengah malam dengan metode interupsi (5-1)x5 (5 menit lampu menyala, diikuti 1 menit lampu padam dan ulangi sebanyak 5 kali dalam satu siklus), (15-15)x6, (6-24)x8, atau penyinaran terus menerus 2-3 jam tergantung varietas.

Dan untuk pemupukan diberikan dengan dosis: 200 ppm N dan 200 ppm K. sementara untuk pupuk P ditambahkan dalam media dengan dosis 0,5-1g/tanaman.

Hama dan Penyakit

Hama penting yang menyerang Krisan adalah Aphids, Thrips, dan leaf miner (penggorok daun) dan ulat pemakan daun dan bunga. Untuk mengendalikannya dengan memberikan korbofuran saat tanam. Insektisida Decis, Orthane atau lanete, efektif mengendalikan serangan hama.

Penyakit penting yang menyerang tanaman Krisan adalah Karat daun yang disebabkan oleh cendawan Puccinia horiana. Mengendalikannya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Daun yang telah terinveksi dirompos (dibuang) kemudian dibakar. Penyakit lain adalah bercak daun septoria, embun tepung, busuk batang dan layu fusarium.

Beberapa fungisida dapat digunakan bergantian setiap minggu, diantaranya Zineb, Score, Dithane dan Benlate. Panen Bila bunga telah mencapai fase mekar penuh, sudah dapat dipanen.

Panen sangat ditentukan oleh kebutuhan pasar dan konsumen. Daya simpan Krisan sekitar 1-14 hari tergantung varietas dan kondisi lingkungan.

Bagi petani semakin cepat daya simpan semakin baik, tapi tidak demikian dengan para floris, semakin lama semakin baik. Untuk mempertahankan daya simpan bunga dapat digunakan pengawet yaitu gula (2-5%), 8-hydroxyquinoline sulfat (300-500 ppm), atau larutan non kola.

Krisan dapat disimpan pada ruang dingin dengan suhu (00-20) dan Rh (90-95%). Sirkulasi udara yang baik dan terdapatnya cahaya di ruangan penyimpanan dapat meningkatkan daya simpan.

Bunga Krisan dapat bertahan 1-3 minggu dalam pengemasan kering. Penyimpanan bunga Krisan, jangan disatukan dengan bunga lain, karena bunga Krisan banyak mengeluarkan etilen.

Bagi petani, menjelang panen, sebaiknya jangan menggunakan penyiraman kearah bunga atau daun, karena dapat menyebabkan berkembangya penyakit dan utama kita menjaga kualitas bunga.

Bunga potong saat mendekati terbuka sempurna, bunga potong dapat dipanen dalam keadaan kuncup, asal direndam dalam larutan yang cukup mengandung nutrisi seperti larutan gula 2-5%. Cara panen tergantung konsumen, tapi usahakan potong pada tangkai yang lunak dan hijau. Setelah panen tangkai direndam dalam air hangat (380-440) disimpan dalam ruangan yang cukup sejuk dan bersirkulasi udara lancer.

Untuk kualitas eksport, bunga dikemas kotak karton kering dengan bantalan kertas pada dasar kotak dan antar bunga. Selama pengangkutan dan penyimpanan bunga paling baik jika menggunakan suhu 00C,Rh 900-950, kondisi tersebut dapat mempertahankan bunga dalam waktu yang lama.

Bagi pedagang eceran: membongkar kotak serta lepaskan pembungkus dan ikatan tangkai. Potong tangkai 5-7cm didalam air hangat. Tangkai keras dan berkayu dipotong hingga ke bagian yang lunak dan hijau. Menempatkan dalam wadah berisi air hangat (80-440C) yang dicampur pengawet.

Setiap 1-2 hari larutan ditambahkan ke dalam wadah atau disesuaikan dengan kebutuhan. Bagi pembeli: memotong tangkai, menempatkan dalam wadah yang bersih dan berisi air hangat. Larutan pengawet dapat memperpanjang umur peragaan bunga, namun kadang dapat menyebabkan daun menguning. Bagi petani, usia penyimpanan lebih singkat, akan lebih membuka peluang pendapatan dan kontinyu usahatani bunga.

Gelar 21 Varietas Unggul dan 2 Krisan Lokal Tomohon (Riri dan Kulo)

Upaya Badan Litbang Pertanian dalam mendukung program kota Tomohon sebagai kota Bunga, maka bersamaan dengan Tomohon International Flower Festival, Litbang Pertanian menggelarkan 21 Varietas Unggul hasil Inovasi Para Peneliti Litbang Pertanian serta menationalkan 2 Varietas Unggul Lokal masing-masing Krisan Riri dan Kulo yang keragaanya yaitu:

No
Nama Varietas
No
Nama Varietas
1.
Sakuntala
13
Tiara Salila
2.
Paras Ratu
14
Puspakayani
3
Mustika Kaniya
15
Dewi Ratih
4
Kusumaswasti
16
Puspita Asari
5
Kusumapatria
17
Ratna Hapsari
6
Cintamani
18
Ratna Wisesa
7
Swarna Kencana
19
Sasikirana
8
Pasopati
20
Dwina Kencana
9
Puspita Pelangi
21
Dwina Pelangi
10
Puspita Nusantara
22
Asmarandana
11
Rospati
23
Lokon Kulo (putih)
12
Lokon Riri (kuning)


sumber: Data Primer
catatan: Foto dapat dilihat di Galeri Foto
(*art).

Ikuti Juga:

http://sulut.litbang.deptan.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=191:budidaya-bunga-krisan-spesifik-lokasi-sekitar-g-lokon&catid=80:leaflet&Itemid=69

http://sulut.litbang.deptan.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=495:badan-litbang-pertanian-mendukung-pengembangan-krisan-di-tomohon&catid=61:florikultura&Itemid=47