JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
Perubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi Utara Masih Ada Panen Dan Tanam Lagi

Perubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi Utara Masih Ada Panen Dan Tanam Lagi

  Kalasey, 16 September 2019.--- Perubahan adalah suatu ke Niscayaan yang tidak dapat dielakkan selain diikuti dinamikanya. Perubahan adalah hal...

Takdir Mulyadi: Jadikan Jagung Hibrida Balitbangtan Sebagai Raja di Negerinya Sendiri.

Takdir Mulyadi: Jadikan Jagung Hibrida Balitbangtan Sebagai Raja di Negerinya Sendiri.

Minahasa-Remboken, 12 September 2019.--- Keberhasilan usahatani Jagung petani, sangat ditentukan oleh benih yang ditanam. Produktivitas Jagung...

Musim Boleh Panas Syukur Minahasa Utara Panen Bawang Merah Lansuna dan Brebes

Musim Boleh Panas Syukur Minahasa Utara Panen Bawang Merah Lansuna dan Brebes

Minahasa Utara, 11 September 2019.---Musim panas mulai membakar tetanaman se antero negeri, namun demikian Minahasa Utara bersyukur karena masih...

Rakor Upsus Sulut di Bolmong: Secara Nasional Kementan Bersama TNI Bangun Gerakan Upaya Penanggulangan Kekeringan

Rakor Upsus Sulut di Bolmong: Secara Nasional Kementan Bersama TNI Bangun Gerakan Upaya Penanggulangan Kekeringan

Bolmong, 6 September 2019.---Secara marathon Penanggung jawab Upaya Kusus (Upsus) Padi Jagung dan Kedelai (Pajale) di Sulawesi Utara, yang juga...

Rakor Upsus Sulut: Mantapkan Komunikasi Tim Kerja Upsus Sulut Hadapi Dampak Kekeringan Panjang

Rakor Upsus Sulut: Mantapkan Komunikasi Tim Kerja Upsus Sulut Hadapi Dampak Kekeringan Panjang

Manado, 5 September 2019.---Menghadapi dampak kekeringan panjang, diprediksi BMKG sampai Oktober, daerah-daerah yang ketersediaan air masih lancar...

  • Perubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi Utara Masih Ada Panen Dan Tanam Lagi

    Perubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi Utara Masih Ada Panen Dan Tanam Lagi

    Monday, 16 September 2019 03:57
  • Takdir Mulyadi: Jadikan Jagung Hibrida Balitbangtan Sebagai Raja di Negerinya Sendiri.

    Takdir Mulyadi: Jadikan Jagung Hibrida Balitbangtan Sebagai Raja di Negerinya Sendiri.

    Thursday, 12 September 2019 13:27
  • Musim Boleh Panas Syukur Minahasa Utara Panen Bawang Merah Lansuna dan Brebes

    Musim Boleh Panas Syukur Minahasa Utara Panen Bawang Merah Lansuna dan Brebes

    Wednesday, 11 September 2019 17:05
  • Rakor Upsus Sulut di Bolmong: Secara Nasional Kementan Bersama TNI Bangun Gerakan Upaya Penanggulangan Kekeringan

    Rakor Upsus Sulut di Bolmong: Secara Nasional Kementan Bersama TNI Bangun Gerakan Upaya Penanggulangan Kekeringan

    Friday, 06 September 2019 17:01
  • Rakor Upsus Sulut: Mantapkan Komunikasi Tim Kerja Upsus Sulut Hadapi Dampak Kekeringan Panjang

    Rakor Upsus Sulut: Mantapkan Komunikasi Tim Kerja Upsus Sulut Hadapi Dampak Kekeringan Panjang

    Friday, 06 September 2019 02:54
Perubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi ...
16 Sep 2019 08:27 - adminsulutPerubahan Iklim Melanda Negeri Pertanian Sulawesi Utara Masih Ada Panen Dan Tanam Lagi

Kalasey, 16 September 2019.--- Perubahan adalah suatu ke Niscayaan yang tidak dapat dielakkan selain diikuti dinamikanya. Perubahan adalah hal mutlak yang terjadi secara alamiah, dan terus terjadi dalam segala bidang, baik sosail budaya politik dan trend lainnya termasuk dalam dunia pertanian yang menggantungkan sepenuhnya dalam iklim. Sabagai manusia ciptaan sang khalik, kita terus mensyukuri  [ ... ]

Selengkapnya
Jadi Peternak Milenial Di Revolusi Pertanian 4.0 S...
27 Jul 2019 00:12 - Hasrianti,ArnoldJadi Peternak Milenial Di Revolusi Pertanian 4.0 Siapa Takut?

Saat ini, dunia sudah di ujung jari, tarikanla jari itu kita melihat dunia. Istilah ini tidaklah berlebihan, sebab inspirasi sering kali datang dari aktifitas keseharian. Contohnya, kajian penelitian yang di lakukan oleh salah satu staf  Balitbangtan BPTP Sulut, Hasrianti Silondae ini. Kepada warga yang berkunjung ke kandang ayam bukan ras (ayam kampung) miliknya, dia mengisahkan awal mula men [ ... ]

Selengkapnya
Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi
25 Dec 2018 13:20 - Arnold C.Turang,SP.Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi

Halo, bapak ibu pelaku utama, pelaku usaha dan pelaku antara. #SalamInovasi #UtamakanPetani #FarmerFirst #KerjaPertanianPrestasiBangsa #AyoTerusBerinovasi  Dalam kesempatan ini saya Arnold C.Turang,SP. WA:085340680282 Penyuluh Pertanian (PP) di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara. Saat ini kita akan berdiskusi bersama bapak ibu saudara yang hadir, terkait dengan #TeknikPengolahanTanahuntukTanamanP [ ... ]

Selengkapnya
Kenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraa...
21 Nov 2018 01:48 - Arnold C.Turang dan YusufKenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraan Manusia

    Diderashilirkan Oleh : Arnold C. Turang dan Yusuf  Ketika mengikuti Workshop Pengelolah Informasi dan Dokumentasi lingkup Badan Litbang Pertanian yang dilaksanakan di Bekasi, Dr.Ir.Haryono,MS. yang adalah kepala Badan Litbang Pertanian di masanya, memperkenalkan pada peserta teknologi Presisi. Selanjutnya pada pertemuan akhir di Bandung, masih Workshop terkait dengan TIK, beliau yang  [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi...
  • Teknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi S...

Statistik Pengunjung

871644
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Keseluruhan
232
1935
3844
856021
28057
47215
871644

Your IP: 100.26.182.28
2019-09-17 02:33

Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi

Halo, bapak ibu pelaku utama, pelaku usaha dan pelaku antara. #SalamInovasi #UtamakanPetani #FarmerFirst #KerjaPertanianPrestasiBangsa #AyoTerusBerinovasi  Dalam kesempatan ini saya Arnold C.Turang,SP. WA:085340680282 Penyuluh Pertanian (PP) di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara. Saat ini kita akan berdiskusi bersama bapak ibu saudara yang hadir, terkait dengan #TeknikPengolahanTanahuntukTanamanPadi.

Dalam pertemuan kita, saya akan menjelaskan bagaimana cara pengolahan tanah pada tanaman padi. Pengolahan tanah ini penting dilakukan dan harus dilakukan dengan benar, agar struktur dan tekstur tanah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Apabila pengolahan tanah ini dilakukan dengan benar, maka akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ’saudarah’ (tanaman padi sesama mahluk ciptaan Tuhan) kita tanaman padi. Teknik mengolah tanah untuk padi ada beberapa tahap, yaitu :

Cara Pengolahan Tanah pada Tanaman Padi

  1. Perbaikan Skemaliran dan Litir (Pematang, Galengan,)

Sebelum pengolahan tanah dimulai, Litir (Tondano) harus diperbaiki, dibuat cukup tinggi dan lebar, agar dapat menahan air dengan baik. Sebab dalam Pengolahan tanah air tidak boleh mengalir keluar.

Skemaliran-skemaliran pengairan perlu diperbaiki dan dibersihkan dari rumput-rumput. Ini akan mencegah kehilangan air pengairan dan mengurangi terwabahnya biji gulma kedalam petakan-petakan sawah.

  1. Membajak

Sebelum membajak, airilah petakan sawah seminggu sebelum pembajakan, untuk melunakan tanah dan menghindarkan melekatnya tanah pada mata bajak. Terlebihdahulu dibuat kemalir ditepi dan ditengah petakan sawah agar air cepat membasahi skemaliran petakan.

Kedalaman dalam pembajakan + 15-25 cm. Hingga tanah benar-benar terbalikan dan hancur. manfaat dari pembajakan adalah sebagai berikut :

  • Untuk memberantasan gulma, sebab dengan pembajakan tumbuhan dan biji gulma akan terbenam.
  • Menambah unsur organik, karena pupuk hijau yang berasal dari rumput akan terbenam dan tercampur dengan tanah.
  • Mengurangi pertumbuhan hama penyakit.
  • Setelah dibajak tanah segera harus digenangi, untuk mempercepat pembusukan sisa-sisa tanaman dan menghindari hilangnya nitrogen juga melunakan bongkahan tanah yang disebabkan pembajakan. Penggenangan dilakukan selama kira-kira seminggu.
  1. Menggaru

Sebelum penggaruan dimulai, terlebihdahulu air didalam petakan dibuang, namun sedikit ditinggalkan untuk membasahi bongkahan bongkahan tanah. Dan selama penggaruan, skemaliran pemasukan dan pembuangan air harus ditutup, untuk menjaga supaya sisa air jangan sampai habis keluar dari petakan.

Dengan cara menggaru tanah memanjang dan melintang, bongkahan-bongkahan tanah dapat dihancurkan. Dengan proses penggaruan yang berulang-ulang :

  • Peresapan air ke bawah dikurangi.
  • Tanah menjadi rata.
  • Penanaman bibit menjadi mudah.
  • Rumput-rumput yang ada akan terbenam.

Setelah penggaruan pertama, sawah digenangi lagi selama 7-10 hari. Agar karkas sisa tanaman terjadi fermentasi dan melapuk.

  1. Meratakan

Proses perataan sebenarnya adalah penggaruan yang ke-dua. Yang dilakukan setelah lahan digenangi 7-10 hari. Pengaruan yang ke-dua ini dilakukan dengan maksud :

  • Meratakan tanah sebelum tanam pindah.
  • Membenamkan pupuk dasar guna menghindari denitrifikasi.
  • Melumpurkan tanah dengan sempurna.

Pengolahan tanah mulai dari pembajakan pertama sampai perataan, memerlukan waktu kira kira 25 hari, kira-kira sama dengan umur bibit di persemaian.

Nah, demikian bapak ibu tani #SahabatPertanian , cara pengolahan tanah pada tanaman padi harapan saua sebagai penyuluh pertanian (PP), ulasan dalam tema percakapan kita bisa bermanfaat, dan terutama harus dilakukan dalam kita menyiapkan sarana tumbuh untuk “saudarah” kita Padi. Dengan kita menyiapkan dengan baik, pasti dia saudarah kita akan memberikan hasil yang kita harapkan. (*artur).

Diderashilirkan Oleh : Arnold C.Turang,SP. Penyuluh Pertanian di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara