JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
Ternak Kambing dan Tanaman Kakao Hasil Sambung Pucuk di Sidodadi “Mengiurkan”

Ternak Kambing dan Tanaman Kakao Hasil Sambung Pucuk di Sidodadi “Mengiurkan”

Sidodadi Bolmut, 12 Desember 2018.---Temu lapang dengan petani sebagai salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan antara petani,...

Wujudkan Swasembada Daging Sapi di Sulut, Bimtek Pendampingan Program Siwab

Wujudkan Swasembada Daging Sapi di Sulut, Bimtek Pendampingan Program Siwab

Desa Wakat Bolmut,12 Desember 2018.---Salah satu program yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian untuk memenuhi populasi ternak sapi potong...

TIFF 2019 Akan Gunakan Bunga Krisan Karya Penangkar Krisan Kota Tomohon

TIFF 2019 Akan Gunakan Bunga Krisan Karya Penangkar Krisan Kota Tomohon

Tomohon, 10 Nopember 2018---Kota Tomohon setelah mencanangkan sebagai #KotaBunga, beragam iven terus dan bergulir di kota ini. Iven yang penting...

Sinergitas Penyuluh Minahasa dan BPTP Balitbangtan Sulut Hasilkan Benih Jagung Hibrida Nasa-29

Sinergitas Penyuluh Minahasa dan BPTP Balitbangtan Sulut Hasilkan Benih Jagung Hibrida Nasa-29

Totolan Kakas, 10 Desember 2018--- Sekitar 45 Penyuluh Pertanian (PP) di Kabupaten Minahasa berkumpul di Desa Totolan Kecamatan Kakas. Dalam...

Wowiling Dorong Percepatan LTT dengan Gerakkan Petani Menanam dan Pihak Ketiga Harus Memperhatikan Kualitas Kuantitas serta Waktu Pengadaan

Wowiling Dorong Percepatan LTT dengan Gerakkan Petani Menanam dan Pihak Ketiga Harus Memperhatikan Kualitas Kuantitas serta Waktu Pengadaan

Best Western, 8 Desember 2018---Dinas Pertanian dan Peternakan provinsi Sulawesi Utara, dalam mendorong upaya percepatan target realisasi,...

  • Ternak Kambing dan Tanaman Kakao Hasil Sambung Pucuk di Sidodadi “Mengiurkan”

    Ternak Kambing dan Tanaman Kakao Hasil Sambung Pucuk di Sidodadi “Mengiurkan”

    Saturday, 15 December 2018 02:16
  • Wujudkan Swasembada Daging Sapi di Sulut, Bimtek Pendampingan Program Siwab

    Wujudkan Swasembada Daging Sapi di Sulut, Bimtek Pendampingan Program Siwab

    Thursday, 13 December 2018 12:24
  • TIFF 2019 Akan Gunakan Bunga Krisan Karya Penangkar Krisan Kota Tomohon

    TIFF 2019 Akan Gunakan Bunga Krisan Karya Penangkar Krisan Kota Tomohon

    Wednesday, 12 December 2018 13:52
  • Sinergitas Penyuluh Minahasa dan BPTP Balitbangtan Sulut Hasilkan Benih Jagung Hibrida Nasa-29

    Sinergitas Penyuluh Minahasa dan BPTP Balitbangtan Sulut Hasilkan Benih Jagung Hibrida Nasa-29

    Monday, 10 December 2018 12:34
  • Wowiling Dorong Percepatan LTT dengan Gerakkan Petani Menanam dan Pihak Ketiga Harus Memperhatikan Kualitas Kuantitas serta Waktu Pengadaan

    Wowiling Dorong Percepatan LTT dengan Gerakkan Petani Menanam dan Pihak Ketiga Harus Memperhatikan Kualitas Kuantitas serta Waktu Pengadaan

    Saturday, 08 December 2018 08:40
Kenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraa...
21 Nov 2018 01:48 - Arnold C.Turang dan YusufKenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraan Manusia

    Diderashilirkan Oleh : Arnold C. Turang dan Yusuf  Ketika mengikuti Workshop Pengelolah Informasi dan Dokumentasi lingkup Badan Litbang Pertanian yang dilaksanakan di Bekasi, Dr.Ir.Haryono,MS. yang adalah kepala Badan Litbang Pertanian di masanya, memperkenalkan pada peserta teknologi Presisi. Selanjutnya pada pertemuan akhir di Bandung, masih Workshop terkait dengan TIK, beliau yang  [ ... ]

Selengkapnya
Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi...
22 Apr 2018 04:50 - Administrator

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihka [ ... ]

Selengkapnya
Teknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi S...
20 Apr 2018 06:26 - Arnold C. Turang dan Anneke TuranganTeknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi Sawah

Produksi padi ES Inpari-24 di poktan  Reirem  Desa Sumarajar Kecamatan Langowan Timur diawali dengan persiapan benih.  Teknik penyiapan benih untuk disemai adalah sebagai berikut: Pencatatan label benih dan pelaporan pada petugas BPSB Penyiapan Benih seleksi benih : Garam dapur + Ember Perendaman + Agrimeth Masukkan Air dalam ember Plastik Besar Masukkan Benih Padi dalam Ember Besar Di [ ... ]

Selengkapnya
Penanganan Panen dan Pasca Panen Jagung untuk Ting...
22 Dec 2017 01:40 - Sunarti,D, dan Arnold Turang

Pendahuluan Untuk mendukung kebutuhan jagung sebagai bahan pangan, dan bahan pokok bagi industri pakan ternak  maka diperlukan jaminan ketersediaan jagung dengan mutu yang baik. Jagung merupakan produk musiman yang mudah rusak, untuk itu perlu diterapkan teknologi pasca panen yang tepat agar komoditi jagung tetap tersedia sepanjang tahun, tidak mudah rusak dan lebih tahan disimpan. Masalah utam [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Aneka Produk Olahan Bawang Merah
  • Apa Nama Umum Bawang Merah ?

Statistik Pengunjung

533939
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Keseluruhan
337
1240
1577
524189
17529
40510
533939

Your IP: 3.80.85.76
2018-12-17 05:41

Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi POC

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya

Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihkan ikan kita seenaknya membuang limbah ikan. Demikian di kebun setelah panen kita seenaknya membakar limbah panen. Itu contoh kecil yang dapat diungkap dalam tulisan ini.

Hal-hal yang dapat dicontohkan diatas, ketika kita kelola, akan menjadi sarana (nutrisi) bagi “saudara-saudara kita” tanaman disekitar rumah kita dan kebun kita. Mereka, “saudara-saudara kita” hasilkan kebutuhan keluarga kita setiap hari, tanpa kita sadari.

Penting kita menjaga keseimbangan lingkungan dengan saudara-saudara kita mahluk lain ciptaan sang Khalik. Mereka yang hanya memiliki indra untuk mengekspresikan yang dia rasa, dan kita dapat ber bicara, penting lebih bijaksana dalam upaya bersama menjaga dan Merawat Bumi sebagai Rumah Kita Bersama (baca: Laudato Si).

Bahan-bahan yang dijelaskan diatas, yang awalnya sebagai masalah, dapat dikelola menjadi bermanfaat untuk saudara-saudara kita dan kita sendiri, ketika kita kembalikan pada alam. Dengan demikian dia akan menjadi sumber hidup bagi saudara-saudara kita, demi menghidupi kita sebagai sesamanya mahluk ciptaan Tuhan.

Dengan kita mengelolanya, bahan-bahan limbah spesifik lokalita, akan menekan biaya usahatani kita dalam rumah tangga banding kita membeli bahan yang tidak jelas sumbernya dan tidak spesifik. Itu banyak bersileweran di toko-toko tani. Dengan mengelola limbah di lingkungan kita, kita hasilkan bahan spesifik dan jelas sumber bahan yang kita olah kembali menjadi sumber hidup bagi tanaman kita.

Kalau kita main ke kios-kios pertanian pasti kita akan banyak menemukan pupuk organik cair yang dijual. Demikian juga sekarang banyak sales-sales pupuk orgaik cair yang berkeliaran dimana-mana. Itu juga baik, tapi lebih baik lagi bila kita kelola yang tersedia dilingkungan kita. Itu tidak sulit membuat, asal mau saja.

Cara buatnya relatif mudah. Untuk itu ikuti petunjuk berikut :

ALAT DAN BAHAN:

  1. Drum/ jerigen
  2. Cair: Urine/ limbah cucian ikan/ cucian daging dll
  3. Padat: Kotoran sapi, kambing, unggas kalau perlu malah ditambah kotoran kita
  4. Hijauan: Tanaman Legume (gliricide, lamtoro, rumput wedusan dll) dan tanaman pakis-pakisan.
  5. Tetes tebu/ gula pasir/ gula jawa
  6. Buah-buahan busuk: pepaya, nangka, pisang, semangka dll
  7. Bacteri pengurai: M-Dec, Alfafa, EM4, M bio, simba dll
  8. Abu: Abu dapur, abu sekam dan abu daun bambu

CARA MEMBUAT: 

  1. Siapkan drum/ jerigen bersihkan jika kotor.
  2. Masukkan semua bahan, komposisi bahan sebaiknya cair 70 % dan padat 30 %.
  3. Aduk-aduk lalu tutup rapat (karena proses ini menggunakan bacteri anaerob)
  4. Tiap 3 hari sekali harus dibuka dan di aduk-aduk
  5. Setelah 1 bulan pupuk organik cair siap digunakan (tanda-tanda jadi yaitu bau tidak menyengat dan warna cairan dan bahan hitam kecoklatan)

CARA MENGGUNAKAN:

  1. Saring larutan menggunakan kain lalu semprotkan ketanaman dengan konsentrasi 1 gelas 200ml/ tangki semprot.
  2. Ampasnya bisa dikeringkan dan gunakan sebagai pupuk organik padat.

Semoga bermanfaat bagi pembangunan pertanian…..

Sumber : Dari paman google yang dipadukan dengan pengalaman mendampingi petani dalam pembuatan pupuk dari bahan tanaman, serta bacaan buku Laudato Si.

Download pdf