JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
TIFF 2018 di Kota Tomohon dan Pengukuhan Penangkar Benih Krisan

TIFF 2018 di Kota Tomohon dan Pengukuhan Penangkar Benih Krisan

Tomohon, 08 Agustus 2018---Kemeriahan pelaksanaan Tomohon International Flowers Festival (TIFF), telah dilaksanakan dan dinikmati oleh masyarakat...

1,6 Miliar Biaya Bibit Krisan Per Tahun yang Harus Direbut Petani Bunga Kota Tomohon

1,6 Miliar Biaya Bibit Krisan Per Tahun yang Harus Direbut Petani Bunga Kota Tomohon

Showindow Kakaskasen, 06 Agustus 2018---Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Budidaya Varietas Unggul Krisan Mendukung Peningkatan Produksi...

TIFF ke-8 Tahun 2018: Balitbangtan Diseminasikan 14 Varietas Krisan di Tomohon

TIFF ke-8 Tahun 2018: Balitbangtan Diseminasikan 14 Varietas Krisan di Tomohon

04 Agst. 2018---Setelah memperkenalkan 21 Varietas baru di Kota Tomohon (Tiff Ke-6 tahun 2015), kembali Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan),...

BPTP Sulut Seminarkan Hasil Litkaji Tengah Tahunan 2018

BPTP Sulut Seminarkan Hasil Litkaji Tengah Tahunan 2018

Manado, 30 Juli 2018---BPTP Sulawesi Utara, menyelesaikan satu etape sukses di tengah tahun, dengan dilaksanakannya Seminar Hasil Tengah Tahunan...

Yakinkan Petani dengan Bukti Riil: Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Sulawesi Utara

Yakinkan Petani dengan Bukti Riil: Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Sulawesi Utara

Alamanda Resort, Kakaskasen I, 25 Juli 2018.---Bertempat di kota sejuk Tomohon, BPTP Sulawesi Utara melaksanakan pertemuan parapenyuluh Sulawesi...

  • TIFF 2018 di Kota Tomohon dan Pengukuhan Penangkar Benih Krisan

    TIFF 2018 di Kota Tomohon dan Pengukuhan Penangkar Benih Krisan

    Thursday, 09 August 2018 07:07
  • 1,6 Miliar Biaya Bibit Krisan Per Tahun yang Harus Direbut Petani Bunga Kota Tomohon

    1,6 Miliar Biaya Bibit Krisan Per Tahun yang Harus Direbut Petani Bunga Kota Tomohon

    Monday, 06 August 2018 14:04
  • TIFF ke-8 Tahun 2018: Balitbangtan Diseminasikan 14 Varietas Krisan di Tomohon

    TIFF ke-8 Tahun 2018: Balitbangtan Diseminasikan 14 Varietas Krisan di Tomohon

    Saturday, 04 August 2018 05:49
  • BPTP Sulut Seminarkan Hasil Litkaji Tengah Tahunan 2018

    BPTP Sulut Seminarkan Hasil Litkaji Tengah Tahunan 2018

    Monday, 30 July 2018 09:01
  • Yakinkan Petani dengan Bukti Riil: Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Sulawesi Utara

    Yakinkan Petani dengan Bukti Riil: Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Sulawesi Utara

    Sunday, 29 July 2018 08:53
Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi...
22 Apr 2018 04:50 - Administrator

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihka [ ... ]

Selengkapnya
Teknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi S...
20 Apr 2018 06:26 - Arnold C. Turang dan Anneke TuranganTeknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi Sawah

Produksi padi ES Inpari-24 di poktan  Reirem  Desa Sumarajar Kecamatan Langowan Timur diawali dengan persiapan benih.  Teknik penyiapan benih untuk disemai adalah sebagai berikut: Pencatatan label benih dan pelaporan pada petugas BPSB Penyiapan Benih seleksi benih : Garam dapur + Ember Perendaman + Agrimeth Masukkan Air dalam ember Plastik Besar Masukkan Benih Padi dalam Ember Besar Di [ ... ]

Selengkapnya
Penanganan Panen dan Pasca Panen Jagung untuk Ting...
22 Dec 2017 01:40 - Sunarti,D, dan Arnold Turang

Pendahuluan Untuk mendukung kebutuhan jagung sebagai bahan pangan, dan bahan pokok bagi industri pakan ternak  maka diperlukan jaminan ketersediaan jagung dengan mutu yang baik. Jagung merupakan produk musiman yang mudah rusak, untuk itu perlu diterapkan teknologi pasca panen yang tepat agar komoditi jagung tetap tersedia sepanjang tahun, tidak mudah rusak dan lebih tahan disimpan. Masalah utam [ ... ]

Selengkapnya
Aneka Produk Olahan Bawang Merah
19 Oct 2017 03:24 - Sunarti D. dan Arnold C.TurangAneka Produk Olahan Bawang Merah

Bawang Merah, Allium cepa var. aggregatum L. dalam bahasa daerah dikenal La'zuna (tmn). Termasuk tanaman bumbu yang manfaatnya banyak bagi manusia. Masakan ikan sayur dan lainnya, terasa tidak enak bila tidak dilengkapi dengan jenis tanaman ini. Untuk itu, tanaman ini ketika dikenal, berupaya dikembangbiakan petani. Produk olahan yang dapat dihasilkan dari bawang merah, cukup bervariasi sehing [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Apa Nama Umum Bawang Merah ?
  • Berapa Biaya Usahatani Lan'suna (Bawang Merah)

Kalender Tanam

 

Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi POC

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya

Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihkan ikan kita seenaknya membuang limbah ikan. Demikian di kebun setelah panen kita seenaknya membakar limbah panen. Itu contoh kecil yang dapat diungkap dalam tulisan ini.

Hal-hal yang dapat dicontohkan diatas, ketika kita kelola, akan menjadi sarana (nutrisi) bagi “saudara-saudara kita” tanaman disekitar rumah kita dan kebun kita. Mereka, “saudara-saudara kita” hasilkan kebutuhan keluarga kita setiap hari, tanpa kita sadari.

Penting kita menjaga keseimbangan lingkungan dengan saudara-saudara kita mahluk lain ciptaan sang Khalik. Mereka yang hanya memiliki indra untuk mengekspresikan yang dia rasa, dan kita dapat ber bicara, penting lebih bijaksana dalam upaya bersama menjaga dan Merawat Bumi sebagai Rumah Kita Bersama (baca: Laudato Si).

Bahan-bahan yang dijelaskan diatas, yang awalnya sebagai masalah, dapat dikelola menjadi bermanfaat untuk saudara-saudara kita dan kita sendiri, ketika kita kembalikan pada alam. Dengan demikian dia akan menjadi sumber hidup bagi saudara-saudara kita, demi menghidupi kita sebagai sesamanya mahluk ciptaan Tuhan.

Dengan kita mengelolanya, bahan-bahan limbah spesifik lokalita, akan menekan biaya usahatani kita dalam rumah tangga banding kita membeli bahan yang tidak jelas sumbernya dan tidak spesifik. Itu banyak bersileweran di toko-toko tani. Dengan mengelola limbah di lingkungan kita, kita hasilkan bahan spesifik dan jelas sumber bahan yang kita olah kembali menjadi sumber hidup bagi tanaman kita.

Kalau kita main ke kios-kios pertanian pasti kita akan banyak menemukan pupuk organik cair yang dijual. Demikian juga sekarang banyak sales-sales pupuk orgaik cair yang berkeliaran dimana-mana. Itu juga baik, tapi lebih baik lagi bila kita kelola yang tersedia dilingkungan kita. Itu tidak sulit membuat, asal mau saja.

Cara buatnya relatif mudah. Untuk itu ikuti petunjuk berikut :

ALAT DAN BAHAN:

  1. Drum/ jerigen
  2. Cair: Urine/ limbah cucian ikan/ cucian daging dll
  3. Padat: Kotoran sapi, kambing, unggas kalau perlu malah ditambah kotoran kita
  4. Hijauan: Tanaman Legume (gliricide, lamtoro, rumput wedusan dll) dan tanaman pakis-pakisan.
  5. Tetes tebu/ gula pasir/ gula jawa
  6. Buah-buahan busuk: pepaya, nangka, pisang, semangka dll
  7. Bacteri pengurai: M-Dec, Alfafa, EM4, M bio, simba dll
  8. Abu: Abu dapur, abu sekam dan abu daun bambu

CARA MEMBUAT: 

  1. Siapkan drum/ jerigen bersihkan jika kotor.
  2. Masukkan semua bahan, komposisi bahan sebaiknya cair 70 % dan padat 30 %.
  3. Aduk-aduk lalu tutup rapat (karena proses ini menggunakan bacteri anaerob)
  4. Tiap 3 hari sekali harus dibuka dan di aduk-aduk
  5. Setelah 1 bulan pupuk organik cair siap digunakan (tanda-tanda jadi yaitu bau tidak menyengat dan warna cairan dan bahan hitam kecoklatan)

CARA MENGGUNAKAN:

  1. Saring larutan menggunakan kain lalu semprotkan ketanaman dengan konsentrasi 1 gelas 200ml/ tangki semprot.
  2. Ampasnya bisa dikeringkan dan gunakan sebagai pupuk organik padat.

Semoga bermanfaat bagi pembangunan pertanian…..

Sumber : Dari paman google yang dipadukan dengan pengalaman mendampingi petani dalam pembuatan pupuk dari bahan tanaman, serta bacaan buku Laudato Si.

Download pdf