JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Selamat Datang Situs BPTP Balitbangtan * Selamat Baku Dapa * Hentikan Korupsi sebelum Korupsi Menghentikan Karier Anda
Inovasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengembangan Pertanian Mengadopsi Revolusi Industri 4.0

Inovasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengembangan Pertanian Mengadopsi Revolusi Industri 4.0

  Manado 18 Mei 2019---Kepala Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Dr. Fadjry Djufry,MSi. mewakili Menteri Pertanian RI, menyampaikan pidato...

Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian  Kota Bitung Gandeng Bptp Balitbangtan Sulut Laksanakan Pelatihan Petani Dan Pelaku Agribisnis

Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Bitung Gandeng Bptp Balitbangtan Sulut Laksanakan Pelatihan Petani Dan Pelaku Agribisnis

BPP Madidir, Bitung 7 Mei 2019.--BPTP Balitbangtan Sulut semakin diakui keberadaannya sebagai sumber teknologi pertanian, dan kali ini oleh Dinas...

Penyuluh Pertanian Harus Kuasai Inovasi Teknologi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Penyuluh Pertanian Harus Kuasai Inovasi Teknologi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Manado, 25 April 2019. Dalam canda ria sarat makna, terlontar pendapat “nakal”: “Lima sampai sepuluh tahun kedepan, Penyuluh Pertanian (PP) tidak...

Perkembangan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan Di Kota Tomohon

Perkembangan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan Di Kota Tomohon

Tomohon 12 April 2019---Bunga krisan mempunyai prospek yang sangat baik di Kota Tomohon, terutama mendukung event nasional maupun internasional...

BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara Hilirderaskan Teknologi Silase untuk Sapi Potong di Bolmut

BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara Hilirderaskan Teknologi Silase untuk Sapi Potong di Bolmut

Manado, 10 April 2019--- Bank Indonesia Perwakilan Manado bekerjasama dengan Dinas Pertanian Bolmut dalam Program Penguatan Kluster Integrasi...

  • Inovasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengembangan Pertanian Mengadopsi Revolusi Industri 4.0

    Inovasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengembangan Pertanian Mengadopsi Revolusi Industri 4.0

    Saturday, 18 May 2019 06:21
  • Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian  Kota Bitung Gandeng Bptp Balitbangtan Sulut Laksanakan Pelatihan Petani Dan Pelaku Agribisnis

    Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Bitung Gandeng Bptp Balitbangtan Sulut Laksanakan Pelatihan Petani Dan Pelaku Agribisnis

    Thursday, 09 May 2019 05:47
  • Penyuluh Pertanian Harus Kuasai Inovasi Teknologi Hadapi Revolusi Industri 4.0

    Penyuluh Pertanian Harus Kuasai Inovasi Teknologi Hadapi Revolusi Industri 4.0

    Thursday, 25 April 2019 00:15
  • Perkembangan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan Di Kota Tomohon

    Perkembangan Kelompok Tani Penangkar Benih Krisan Di Kota Tomohon

    Monday, 15 April 2019 03:28
  • BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara Hilirderaskan Teknologi Silase untuk Sapi Potong di Bolmut

    BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara Hilirderaskan Teknologi Silase untuk Sapi Potong di Bolmut

    Wednesday, 10 April 2019 07:18
Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi
25 Dec 2018 13:20 - Arnold C.Turang,SP.Teknik Pengolahan Tanah untuk Tanaman Padi

Halo, bapak ibu pelaku utama, pelaku usaha dan pelaku antara. #SalamInovasi #UtamakanPetani #FarmerFirst #KerjaPertanianPrestasiBangsa #AyoTerusBerinovasi  Dalam kesempatan ini saya Arnold C.Turang,SP. WA:085340680282 Penyuluh Pertanian (PP) di BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara. Saat ini kita akan berdiskusi bersama bapak ibu saudara yang hadir, terkait dengan #TeknikPengolahanTanahuntukTanamanP [ ... ]

Selengkapnya
Kenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraa...
21 Nov 2018 01:48 - Arnold C.Turang dan YusufKenali Industri 4.0 dan Mainkan Untuk Kesejahteraan Manusia

    Diderashilirkan Oleh : Arnold C. Turang dan Yusuf  Ketika mengikuti Workshop Pengelolah Informasi dan Dokumentasi lingkup Badan Litbang Pertanian yang dilaksanakan di Bekasi, Dr.Ir.Haryono,MS. yang adalah kepala Badan Litbang Pertanian di masanya, memperkenalkan pada peserta teknologi Presisi. Selanjutnya pada pertemuan akhir di Bandung, masih Workshop terkait dengan TIK, beliau yang  [ ... ]

Selengkapnya
Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi...
22 Apr 2018 04:50 - Administrator

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihka [ ... ]

Selengkapnya
Teknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi S...
20 Apr 2018 06:26 - Arnold C. Turang dan Anneke TuranganTeknik Persiapan Benih Untuk Produksi Benih Padi Sawah

Produksi padi ES Inpari-24 di poktan  Reirem  Desa Sumarajar Kecamatan Langowan Timur diawali dengan persiapan benih.  Teknik penyiapan benih untuk disemai adalah sebagai berikut: Pencatatan label benih dan pelaporan pada petugas BPSB Penyiapan Benih seleksi benih : Garam dapur + Ember Perendaman + Agrimeth Masukkan Air dalam ember Plastik Besar Masukkan Benih Padi dalam Ember Besar Di [ ... ]

Selengkapnya
Artikel lainnya
  • Penanganan Panen dan Pasca Panen Jagung untuk Ting...
  • Aneka Produk Olahan Bawang Merah

Statistik Pengunjung

702462
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Keseluruhan
798
1139
5012
689864
24358
27783
702462

Your IP: 35.175.248.25
2019-05-23 15:22

Teknologi Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi POC

Oleh: Arnold C. Turang,SP. Anneke Turangan,SP dan Jenly Muaya

Aktivitas kita sebagai petani, banyak menemukan dan menghasilkan berbagai “limbah”. Dan sering kita langsung men-vonis sebagai masalah dalam kegiatan usahatani dan keluarga. Memang demikian, bila kita egois dan tidak mengelolah itu, dia akan menjadi masalah dalam lingkungan kita. Contoh nyata kebiasaan buruk kita ketika membersihkan ikan kita seenaknya membuang limbah ikan. Demikian di kebun setelah panen kita seenaknya membakar limbah panen. Itu contoh kecil yang dapat diungkap dalam tulisan ini.

Hal-hal yang dapat dicontohkan diatas, ketika kita kelola, akan menjadi sarana (nutrisi) bagi “saudara-saudara kita” tanaman disekitar rumah kita dan kebun kita. Mereka, “saudara-saudara kita” hasilkan kebutuhan keluarga kita setiap hari, tanpa kita sadari.

Penting kita menjaga keseimbangan lingkungan dengan saudara-saudara kita mahluk lain ciptaan sang Khalik. Mereka yang hanya memiliki indra untuk mengekspresikan yang dia rasa, dan kita dapat ber bicara, penting lebih bijaksana dalam upaya bersama menjaga dan Merawat Bumi sebagai Rumah Kita Bersama (baca: Laudato Si).

Bahan-bahan yang dijelaskan diatas, yang awalnya sebagai masalah, dapat dikelola menjadi bermanfaat untuk saudara-saudara kita dan kita sendiri, ketika kita kembalikan pada alam. Dengan demikian dia akan menjadi sumber hidup bagi saudara-saudara kita, demi menghidupi kita sebagai sesamanya mahluk ciptaan Tuhan.

Dengan kita mengelolanya, bahan-bahan limbah spesifik lokalita, akan menekan biaya usahatani kita dalam rumah tangga banding kita membeli bahan yang tidak jelas sumbernya dan tidak spesifik. Itu banyak bersileweran di toko-toko tani. Dengan mengelola limbah di lingkungan kita, kita hasilkan bahan spesifik dan jelas sumber bahan yang kita olah kembali menjadi sumber hidup bagi tanaman kita.

Kalau kita main ke kios-kios pertanian pasti kita akan banyak menemukan pupuk organik cair yang dijual. Demikian juga sekarang banyak sales-sales pupuk orgaik cair yang berkeliaran dimana-mana. Itu juga baik, tapi lebih baik lagi bila kita kelola yang tersedia dilingkungan kita. Itu tidak sulit membuat, asal mau saja.

Cara buatnya relatif mudah. Untuk itu ikuti petunjuk berikut :

ALAT DAN BAHAN:

  1. Drum/ jerigen
  2. Cair: Urine/ limbah cucian ikan/ cucian daging dll
  3. Padat: Kotoran sapi, kambing, unggas kalau perlu malah ditambah kotoran kita
  4. Hijauan: Tanaman Legume (gliricide, lamtoro, rumput wedusan dll) dan tanaman pakis-pakisan.
  5. Tetes tebu/ gula pasir/ gula jawa
  6. Buah-buahan busuk: pepaya, nangka, pisang, semangka dll
  7. Bacteri pengurai: M-Dec, Alfafa, EM4, M bio, simba dll
  8. Abu: Abu dapur, abu sekam dan abu daun bambu

CARA MEMBUAT: 

  1. Siapkan drum/ jerigen bersihkan jika kotor.
  2. Masukkan semua bahan, komposisi bahan sebaiknya cair 70 % dan padat 30 %.
  3. Aduk-aduk lalu tutup rapat (karena proses ini menggunakan bacteri anaerob)
  4. Tiap 3 hari sekali harus dibuka dan di aduk-aduk
  5. Setelah 1 bulan pupuk organik cair siap digunakan (tanda-tanda jadi yaitu bau tidak menyengat dan warna cairan dan bahan hitam kecoklatan)

CARA MENGGUNAKAN:

  1. Saring larutan menggunakan kain lalu semprotkan ketanaman dengan konsentrasi 1 gelas 200ml/ tangki semprot.
  2. Ampasnya bisa dikeringkan dan gunakan sebagai pupuk organik padat.

Semoga bermanfaat bagi pembangunan pertanian…..

Sumber : Dari paman google yang dipadukan dengan pengalaman mendampingi petani dalam pembuatan pupuk dari bahan tanaman, serta bacaan buku Laudato Si.

Download pdf