Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Download

Rumah Pangan

e-petani

Badan Litbang

Highlight

banner2
banner1

Kalender Kegiatan

coba

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Situs Web BPTP SULUT
Teknologi Swalayan Sapi Hadir di Poo'po Kecamatan Ranoyapo PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Selasa, 09 Desember 2014 13:22

Teknologi Swalayan Sapi yang di kembangkan BPTP, hadir lagi di Minahasa Selatan.Kepala BPTP Sulawesi Utara Dr. Ir.Abdul Wahid Rauf,MS. ketika melihat dari dekat kegiatan ini, mengapresiasi motifasi petani. Petani begitu proaktif menangkap teknologi dan mengembangkannya.

Hal ini terlihat dari respons petani menanggapi kegiatan. Setiap petunjuk yang disampaikan oleh tim kerja di BPTP, segera ditindak lanjuti. Seperti petani dianjurkan kedepan harus mengembangkan kawasan yang menyediakan pakan ternak, selain jerami padi. Ketika bersua di lokasi petani sudah menanam sumber bibit rumput potong. Demikian dengan lahan yang untuk lokasi, sudah disiapkan petani seluas 2 ha.

Pada kegiatan pendampingan swasembada daging yang dilaksanakan di Minahasa Selatan, diharapkan akan menjadi pengungkit bagi petani-petani lain pemilik sapi untuk melokalisasi ternak dalam kawasan peternakan, Dengan demikian ternak sapi tidak lagi berkeliaran, tapi sudah ada tempat atau "Hotel Ternak" sehingga memudahkan kontrol dan teknologi tower yang di introduksi dapat efektif.

Menurut kepala BP3K Poo'po, kegiatan penggemukan sapi yang dilaksanakan di kelompok tani, sudah menggugah petani sekitar. Dan juga produksi pupuk dari kelompok ini sudah tergunakan di tingkat petani sawah. Hal positif yang lain juga, petani sawah sudah tidak membakar jerami padi, tapi membiarkan untuk diangkut ke peternakan sistem tower milik kelompok ini. (*art).

LAST_UPDATED2
 
BPTP Sulut Menerima Magang Dari Program IFAD PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Kamis, 04 Desember 2014 06:58

Tomohon---Spectrum Multi Channel Disemination (SDMC) yang digemakan oleh Badan Litbang Pertanian, sangat efektif dalam penderasan hasil-hasil inovasi dari para pengkaji di BPTP.

Satu spectrum yang ter conneksi dapat mendatangkan sekian banyak sumber spectrum baru yang dapat menjadi sarana penderasan diseminasi inovasi spesifik lokasi hasil di Sulawesi Utara.

Spectrum baru yang menjadi sarana diseminasi hadir di Sulawesi Utara pada Minggu, 30 Nopember 2014. Teman-teman pelaku utama , pelaku usaha serta pendamping dari dinas dari Maluku berjumlah 40 orang hadir di kota Tomohon. Kehadiran di kota Tomohon, menurut penuturan ketua tim, dimana mereka ingin melihat dari dekat keragaan tanaman hortikultura dan flori kultura di kota ini.

Tim kerja dari BPTP yang dihubungi oleh panitia, menagkap kesempatan ini sebagai satu peluang untuk mendiseminasikan hasil karya para pengkaji di BPTP Sulut, yang sudah terimplementasi di lapangan.

Peserta berjumlah 40 orang mengawali kunjungan di lokasi kegiatan pengembangan tanaman flori culture. Di Rumah lindung tanaman krisan peserta mendapatkan penjelasan keragaman tanaman krisan yang sudah di kembangkan oleh pak Marthen Pungus pada lahan 0.50 m2. Di lokasi ini telah dibangun 4 rumah lindung untuk pengembangan tanaman Flori.Masing-masing rumah lindung menampung sekitar 20.000 tanaman untuk kebutuhan Natal. Asumsi petani, dengan harga terendah Rp.2500-3000 per stek, petani sudah ada keuntungan.

Menurut Marthen, untuk tanaman Krisan, sumber bbibit awal, melalui BPTP Sulawesi Utara kita jalin kerjasama dengan Balihi untuk mendatangkan bibit sebagai sumber mother Plan. Dari sumber inilah kami kembangkan sebagai sumber bibit, memenuhi para floris di kota Tomohon.

Untuk pemasaran Krisan dan bunga-bunga yang lain yang kami produksi, selain penuhi kebutuhan di daerah, juga sudah melakukan pengiriman termasuk di Maluku, Papua dan daerah-daerah lain. Kebutuhan bunga di daerah sendiri, menurut Marthen masih kurang. Apalagi bila masuk pada hari-hari: seperti Natal, Tahun Baru, Tahun Baru Cina dan kegiatan-kegiatan hari Minggu di Gereja, sudah rutin mencari bunga hias. Peserta, antusias melihat perkembangan dan proses produksi floris dan pro aktif dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menggugah hati untuk mengembangkan nanti.

Tim kerja dari BPTP, selain memperkenalkan budidaya floris, sesuai permintaan peserta, juga melihat dari dekat produksi tanaman hortikultura di kaki gunung Lokon. Di kaki gunung lokon, peserta melihat dari dekat tanaman bunga kol, brocoli, tanaman cabe merah,(http://sang-innovator.blogspot.com/2014/12/teknologi-budidaya-cabe-merah-spesifik_2.html) batang bawang dan jenis-jenis lain yang tersebar dilahan petani.

LAST_UPDATED2
 
Peningkatan Kapasitas Jejaring Pelaku Inovasi Melalui Komunikasi Tatap Muka PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Arnold Turang   
Kamis, 27 November 2014 12:41

Kencangnya perkembangan teknologi pertanian yang di inovasikan para peneliti dan pengkaji dalam bidang pertanian, membutuhkan saluran yang tepat agar cepat bermuarah ke pengguna.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara, sebagai satu spektrum sarana Diseminasi  Badan Litbang Pertanian di Sulawesi Utara, penting menjalin Jejaring dengan para pelaku Inovasi, untuk menjadi spektrum multi cannel diseminasi hasil-hasil kajian Badan Litbang Pertanian.

Terkait dengan itu, di Kota Tomohon, tepatnya di P4S Sahabat Tani, melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Jejaring Pelaku Inovasi Melalui Komunikasi Tatap Muka yang di inisiasi oleh Ir. Rita Novariatno, MSi.,menjalin para pelaku Inovasi di Sulawesi Utara. Jalinan yang tercipta dengan jejaring, diharapkan untuk menjadi cannel diseminasi inovasi karya para pengkaji di BPTP Sulawesi Utara.

Kegiatan ini, dibuka oleh: Kepala BP4K Kota Tomohon Ir.Jantje Ering. Dalam sambutan, kepala BP4K Kota Tomohon, mengawali denganmenggambarkan potensi kota Tomohon sebagai kota Bunga, yang telah men louncing 2 Varietas Unggul Lokal Krisan. Dari Kegiatan usahatani Flori ini telah mengangkat kota Tomohon ke tingkat Dunia dengan kegiatan Tounamen Of Flower. Termasuk didalamnya teknologi inovasi 21 varietas unggul dari Badan Litbang Pertanian.

Terkait dengan kegiatan peningkatan kapasitas jejaring pelaku inovasi melalui komunikasi tatap muka, diharapkan akan menjadi sarana bagi pelaku utama dan usaha untuk berkomunikasi dan mengkomunikasikan hasil-hasil kajian ke user. Dengan demikian, para peserta dapat menjalankan fungsi sebagai petugas penghubung (Liason Officer LO) dengan user terkait dengan diseminasi teknologi inovasi pertanian.

Pembukaan kegiatan, dihadiri oleh: Mewakili kepala BPTP Sulut Victor Daniel Tutud,Spi.,MSi. 50 Peserta yang terbagi atas: Penyuluh BP4K, Peneliti dan Penyuluh BPTP, Tokoh-Tokoh Agama, Pengelolah P4S Se Sulawesi Utara. (*art)

Sumber: Rita Novarianto

LAST_UPDATED2
 
Beberapa Inovasi Olahan Pangan Lokal BPTP di HPS Sulawesi Utara PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Kamis, 27 November 2014 11:28

Minahasa---BPTP Sulawesi Utara sebagai ujung tombak diseminasi inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian di Daerah, berpartisipasi dalam perayaan hari pangan se dunia (HPS) tingakt provinsi Sulawesi Utara yang dipusatkan di kabupaten Minahasa (26/11).

BPTP menampilkan hasil olahan mie bahan baku dari umbi-umbi lokal yang banyak tersebar di Sulawesi Utara. Umbi selain dibuat mie instan, juga dibuat olahan es krim. Menurut peneliti BPTP Ir.Payung Layuk,MP., bahwa kekayaan sumberdaya pangan alternatif di Sulawesi Utara, sangat potensi dalam menjawab arahan Menpan: "untuk menjamu tamu di instansi-instansi harus dari pangan lokal yang di Inovasikan agar menarik. Demikian dengan tamu luar negeri, harus pangan lokal yang telah di Inovasikan".

Sementara Kepala BPTP Dr.Ir.Abdul Wahid Rauf,MS, mengutarakan bahwa, para pengkaji di BPTP, telah melakukan beragam kajian terkait dengan sumber-sumber pangan lokal. Namun demikian perlu di perkencang lagi diseminasi teknologi hasil-hasil kajian ini, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya. BPTP Sulut, akan selalu terbuka dengan permintaan pendampingan teknologi terkait dengan pengolahan sumber-sumber pangan lokal yang ada di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa 26 Nopember 2014 dibuka oleh Asisten III Bidang Ekonomi Pembangunan Drs. Sanni Parengkuan,MAP. Dalam sambutan, Sanni menguraikan singkat perayaan hari pangan ini. Diawali dari FAO dalam menyediakan pangan bagi masyarakat miskin di Dunia. Maka pada tanngal 16 Oktober telah ditetapkan sebagai perayaan Hari Pangan di Indonesia.

Terkait dengan pemanfaatan pangan lokal,  di pemerintah provinsi telah dicanangkan oleh Bapak Gubernur 1 hari tanpa makan nasi, dan menggantinya dengan sumber lain yang dapat mensubtitusinya. Untuk itu dijelaskan, perlu merobah pola makan untuk mengurangi tingkat konsumsi pangan seperti beras, dan mengganti dengan kekayaan lokal pengganti beras.

LAST_UPDATED2
 
Dukungan BPTP Sulawesi Utara Pada Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di Minahasa PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Kamis, 20 November 2014 13:44

Dukungan BPTP Sulawesi Utara Pada Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di Minahasa, dengan menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan Managemen Agribisnis dan Teknis Penyuluhan terimplementasi pada Cyber Extension.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BP4K Minahasa Ir. Suhban F.Torar. dalam sambutan Torar berharap agar para penyuluh yang ikut dalam kegiatan ini, memanfaatkan pelatihan ini dengan baik dan harus mampu melakukan ketika sudah di BP3K nanti.

Materi-materi disampaikan dari BPTP Sulawesi Utara, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minahasa, Badan Ketahanan Pangan dan dari BP4K Minahasa.

Tim pemateri dari BPTP Sulawesi Utara mendapatkan materi: Metode-metode Pembuatan Demplot, Kaji terap, Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dala Penyuluhan Pertanian, teknik mendesign bahan penyuluhan melalui Cyber Extension.

Dalam kesempatan tersebut, Arnold C. Turang,SP. mensosialisasikan program-program kegiatan BPTP, Aplikasi situs KATAM, Situs Website BPTP serta pengenalan tentang Undang-Undang keterbukaan Informasi yang dikembangkan dari hasil pertemuan PPID di Surabaya.

Kegiatan yang di formulasi dalam 2 angkatan, menjadi titik ungkit jalinan keterpaduan kerjasama dalam mendukung Misi "Kerja,Kerja dan Kerja" yang harus terimplementasi di tingkat lapangan bersama petani.(*art)

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com